Buku Sekolah di India Mengklaim Terorisme Bagian dari 'Untaian Islam'

Kamis, 18 Maret 2021 - 20:18 WIB
loading...
A A A
"Anak akan merasa malu atau akan berkelahi dengan mereka. Pendidikan semacam ini dipromosikan oleh pemerintah BJP yang membuat perubahan dalam buku teks untuk efek ini", ujarnya.Baca juga: Tokoh India Minta Mahkamah Agung Hapus 26 Ayat Al-Qur'an Picu Kemarahan

"Mengutip para ahli yang tidak disebutkan namanya, bab tersebut juga mengatakan bahwa dalam terorisme Islam, teroris memiliki pengabdian yang berlebihan kepada Islam daripada faksi atau kelompok mana pun," jelas Tonk.

Dalam buku itu, penulis menggambarkan terorisme Islam sebagai kesyahidan, melakukan barbarisme tanpa batas, mengumpulkan kekayaan secara paksa dan membunuh serta melakukan kekejaman terhadap orang yang tidak bersalah dengan kejam dengan cara yang paling mengerikan atas nama Allah adalah beberapa ciri dari terorisme Islam.

Surender Singh, seorang pejabat senior di departemen kepolisian negara bagian Rajasthan mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki kasus tersebut dan mengatakan ujaran kebencian seperti itu tidak bisa diterima.

"Kami telah mengajukan kasus berdasarkan bagian dari KUHP India untuk tindakan yang disengaja dan jahat, yang dimaksudkan untuk membuat marah perasaan religius kelas mana pun dengan menghina. agamanya. Kami telah memanggil penerbit dan sedang menyelidiki," ungkapnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Bersumpah Balas Dendam Pembunuhan Ali Khamenei
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Berita Terkini
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved