Iran Haramkan Kerja Sama dan Gunakan Teknologi Israel

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:37 WIB
loading...
Iran Haramkan Kerja...
Ilustrasi bendera nasional Iran. Foto/Middle East Monitor
A A A
TEHERAN - Parlemen Iran menyetujui rancangan undang-undang (RUU) yang mengharamkan atau melarang kerja sama dengan Israel. RUU itu juga melarang penggunaan teknologi perangkat keras atau pun lunak komputer Zionis.

Menurut RUU yang disahkan menjadi undang-undang tersebut, kerja sama dengan rezim Israel akan disamakan dengan perbuatan melawan Tuhan.

"Berdasarkan artikel pertama dari RUU tersebut, semua badan Iran diharuskan untuk menggunakan kapasitas regional dan internasional untuk menghadapi langkah-langkah rezim Zionis," kata seorang juru bicara Parlemen Iran, Seyed Hossein Naqavi Hosseini, Senin, seperti dikutip Times of Israel, Selasa (19/5/2020).

Menurut situs berita Fars, bekerjasama atau pun menjadi mata-mata untuk rezim Zionis harus dianggap sama dengan tindakan permusuhan terhadap Tuhan."Kegiatan terkait platform perangkat lunak Israel di Iran dan menggunakan perangkat keras serta produk perangkat lunaknya terlarang," tulis media tersebut merujuk pada RUU tersebut.

RUU telah diadopsi dengan suara bulat oleh semua legislator yang hadir. Tidak ada klarifikasi tentang bagaimana ketentuan undang-undang itu akan dilaksanakan. (Baca: Israel Diduga Biang Serangan Siber Bikin Pelabuhan Iran Kacau Total )

RUU itu disahkan menjadi undang-undang menjelang perayaan Hari al-Quds hari Jumat, yang biasanya ditandai dengan demonstrasi anti-Israel dan menyatakan dukungan untuk Palestina. Hari al-Quds jatuh pada hari Jumat terakhir Ramadhan tahun ini atau 22 Mei 2020.

Pada Sabtu pekan lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan warga Iran yang tinggal di daerah-daerah yang dianggap berisiko rendah terhadap wabah virus corona baru akan diizinkan untuk menghadiri salat Jumat sebagai bagian dari peringatan Hari al-Quds.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Israel Balas Serang...
Israel Balas Serang Iran, Teheran Diguncang Ledakan
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Berita Terkini
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved