Iran Haramkan Kerja Sama dan Gunakan Teknologi Israel

Selasa, 19 Mei 2020 - 16:37 WIB
loading...
A A A
“Dua keputusan telah dibuat untuk Hari Quds; pertama adalah bahwa Hari al-Quds akan diadakan di 218 kota yang merupakan kota putih (dianggap berisiko rendah wabah Covid-19) bukan dalam bentuk aksi unjuk rasa tetapi dengan kehadiran pada salat Jumat, menghormati semua protokol kebersihan," kata Rouhani dalam sebuah pertemuan dengan satgas nasional untuk pencegahan virus corona.

Di Teheran, yang dianggap berisiko tinggi, "upacara simbolik" akan dilakukan dengan iring-iringan yang diawasi oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

"Diputuskan bahwa IRGC ditugaskan untuk mengadakan rapat umum," kata Presiden Rouhani.

Iran telah menandai Hari al-Quds sejak dimulainya Revolusi Islam 1979 oleh almarhum Ayatollah Ruhollah Khomeini. Iran—yang mempersenjatai kelompok Hizbullah dan Hamas, yang keduanya bersumpah menghancurkan Israel—menyatakan Hari al-Quds adalah kesempatan untuk mengekspresikan dukungan bagi Palestina.

Biasanya peringatan Hari al-Quds ditandai dengan demonstrasi besar di mana massa membakar bendera Amerika Serikat dan Israel. Pada tahun lalu, peringatan serupa di Teheran juga ditandai dengan pembakaran patung Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Demonstrasi serupa biasanya terjadi di 950 kota besar dan kecil di seluruh negeri.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved