AS Tuding Putin Dalangi Kampanye Pro Trump
Rabu, 17 Maret 2021 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
Laporan mereka mengatakan kampanye luas Rusia dan Iran yang menargetkan beberapa sektor infrastruktur penting memang membahayakan keamanan beberapa jaringan yang mengelola beberapa fungsi pemilu.
Tetapi ditekankan bahwa dugaan upaya interferensi sebagian besar tidak langsung.
"Kami tidak memiliki indikasi bahwa ada aktor asing yang mencoba mengganggu dengan mengubah aspek teknis apa pun dari proses pemungutan suara, termasuk pendaftaran pemilih, pemilihan suara, tabulasi suara, atau hasil pelaporan," bunyi dokumen itu.
Baca juga: Biden Targetkan 4 Juli sebagai Hari Kemerdekaan dari Covid-19
Komunitas intelijen AS mengatakan Agustus lalu bahwa China, Rusia, dan Iran secara aktif mencoba ikut campur dalam pemilihan presiden yang akan datang.
Penilaian tersebut menemukan bahwa Rusia berusaha untuk "merendahkan" Biden. Penilaian itu juga menemukan bahwa China dan Iran ingin Trump kehilangan suara.
Rusia sendiri berulang kali membantah tuduhan campur tangan dalam pemilu AS.
Tetapi ditekankan bahwa dugaan upaya interferensi sebagian besar tidak langsung.
"Kami tidak memiliki indikasi bahwa ada aktor asing yang mencoba mengganggu dengan mengubah aspek teknis apa pun dari proses pemungutan suara, termasuk pendaftaran pemilih, pemilihan suara, tabulasi suara, atau hasil pelaporan," bunyi dokumen itu.
Baca juga: Biden Targetkan 4 Juli sebagai Hari Kemerdekaan dari Covid-19
Komunitas intelijen AS mengatakan Agustus lalu bahwa China, Rusia, dan Iran secara aktif mencoba ikut campur dalam pemilihan presiden yang akan datang.
Penilaian tersebut menemukan bahwa Rusia berusaha untuk "merendahkan" Biden. Penilaian itu juga menemukan bahwa China dan Iran ingin Trump kehilangan suara.
Rusia sendiri berulang kali membantah tuduhan campur tangan dalam pemilu AS.
(ian)
Lihat Juga :