Pertama Kalinya, Wanita Terpilih Masuk Biro Politik Hamas

Selasa, 16 Maret 2021 - 15:44 WIB
loading...
Pertama Kalinya, Wanita...
Untuk pertama kalinya, wanita Palestina masuk dalam biro politik kelompok Hamas. Foto/Ilustrasi/Al Araby
A A A
GAZA - Kelompok gerakan Islam Palestina , Hamas , memilih seorang wanita untuk masuk ke dalam biro politiknya untuk pertama kalinya.

Hamas pada Rabu pekan lalu mengumumkan terpilihnay kembali Yahya Sinwar sebagai kepala sayap politiknya di Gaza, daerah kantong yang miskin dari dua juta warga Palestina.

Baca juga: Sinwar Terpilih Lagi untuk Pimpin Hamas di Jalur Gaza

Pada hari Minggu, kelompok militan itu mengungkapkan identitas 20 anggota biro politiknya setelah pemungutan suara internal menjelang jajak pendapat legislatif pada 22 Mei dan pemilihan presiden pada tanggal 31 Juli, pemilihan umum pertama Palestina dalam 15 tahun.

Dan di antara 20 anggota biro politiknya ada dua wanita. Mereka adalah Jamila al-Shantee dan Fatima Shurab, presiden terakhir dari "Komisi Perempuan", menurut daftar resmi yang dilihat oleh AFP.

Sementara Shurab diangkat ke posisinya, Shantee menjadi wanita pertama yang terpilih ke Biro Politik, Hamas yang ditetapkan dalam siaran pers.

Baca juga: Israel Ancam Para Pemimpin Hamas Agar Tidak Ikut Pemilu Palestina

"Hamas ingin mengirim sinyal positif ke komunitas internasional dan seluruh wilayah dengan mengubah citranya dan menunjukkannya terbuka dan wanita diwakili," kata Adnan Abou Amer, Profesor Politik dan Media di Universitas Islam Gaza yang dikutip Al Araby, Selasa (16/3/2021).

Hamas, dianggap sebagai organisasi teroris oleh banyak negara bagian barat, dijadwalkan untuk mengadakan pemilihan umum untuk kepalanya secara umum dalam beberapa bulan mendatang, dengan calon petahana berbasis Qatar Ismail Haniyeh diperkirakan akan melawan wakilnya Jamal al-Aruri dan mantan pemimpin kelompok itu Khaled Meshal.

Gerakan itu telah menghadapi tiga perang dengan Israel sejak 2008. Pengadilan Kriminal Internasional telah membuka investigasi yang akan melihat dugaan kejahatan perang yang mungkin telah dilakukan oleh Israel dan Hamas selama konflik 2014.

Baca juga: Israel Sita Barang Senilai Rp1,7 Miliar dari Turki untuk Hamas
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Status Triliuner Elon...
Status Triliuner Elon Musk Hilang usai Saham SpaceX dan Tesla Anjlok
Rekomendasi
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto Tak Ajukan Eksepsi
KOPRI PB PMII Desak...
KOPRI PB PMII Desak Polisi Tuntaskan Kasus Dugaan Pemerkosaan di Maluku Utara
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved