Protes Skandal Pemerkosaan, Ribuan Wanita Demo di Seluruh Australia

Senin, 15 Maret 2021 - 14:14 WIB
loading...
A A A
Koalisi Liberal-Nasional petahana Morrison jatuh dalam Newspoll yang diterbitkan di surat kabar The Australian pada hari Senin ke level terendah dalam 13 bulan, memberikan kubu oposisi; Partai Buruh, keunggulan 52%-48%. Peringkat persetujuan bersih Morrison menurun 4 poin, meskipun ia tetap jauh di atas pemimpin oposisi Anthony Albanese sebagai perdana menteri pilihan.

Morrison mendukung Porter-nya untuk tetap menjadi petugas hukum pertama Australia setelah polisi awal bulan ini mengatakan mereka tidak akan melanjutkan penyelidikan atas tuduhan pemerkosaan bersejarah tersebut, karena kurangnya bukti yang dapat diterima.

Itu adalah pengawasan yang diperbesar tentang penanganan Morrison terhadap masalah wanita, di mana pada bulan lalu dia mengatakan dia hanya menyadari beratnya tuduhan Higgins setelah mendiskusikan masalah tersebut dengan istrinya, yang memintanya untuk mempertimbangkan masalah dalam konteks menjadi Ayah dari dua anak perempuan.

Baca juga: Eks Panglima AD Inggris: Rusia Menertawakan Kami, AS Geleng-geleng Kepala

Orla Tomlinson, 23, asisten pemasaran asuransi yang menghadiri unjuk rasa massal di Sydney, mengatakan tuduhan pelecehan seksual telah berkontribusi pada perasaan di masyarakat bahwa ada momentum baru untuk perubahan dan akan memaksa anggota parlemen untuk merespons.

"Semua orang benar-benar bersemangat—orang benar-benar marah," kata Tomlinson. ”Serangan seksual dan diskriminasi gender perlu dianggap serius sebagai masalah hak asasi manusia—bukan apakah pemerintah yang berkuasa menginginkannya menjadi bagian dari kebijakan mereka atau tidak,” katanya.

Di Parlemen pada Senin malam, Morrison menolak menjawab pertanyaan tentang mengapa dia tidak menghadiri protes Canberra. Dia menambahkan bahwa dia menghormati hak penyelenggara demo untuk menolak undangannya guna pertemuan pribadi. Dia mengatakan protes adalah cara untuk menyuarakan "frustrasi yang sangat tulus dan nyata."

Andrew Hughes, pakar pencitraan politik di Universitas Nasional Australia di Canberra, mengatakan Morrison perlu berhati-hati untuk tidak menyimpulkan bahwa penanganan pandemi secara otomatis akan memberinya dukungan pemilih yang cukup untuk memenangkan pemilu berikutnya, yang akan diadakan Mei 2022.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Road to Kilau Raya Hadir...
Road to Kilau Raya Hadir di Kota Mojokerto, Siapkan Pesta Rakyat Penuh Kemeriahan
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Berita Terkini
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Infografis
Geser Taylor Swift,...
Geser Taylor Swift, Lucy Guo Jadi Wanita Terkaya Termuda di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved