Tikam Ibu Kandung Lebih dari 200 Kali lalu Memenggalnya, Wanita Ini Dipenjara

Sabtu, 13 Maret 2021 - 00:14 WIB
loading...
Tikam Ibu Kandung Lebih...
Jessica Camilleri, 27, wanita asal Sydney, Australia, yang menikam Ibu kandungnya ratusan kali lalu memenggalnya. Foto/Facebook/ABC.net.au
A A A
SYDNEY - Seorang wanita muda yang terobsesi dengan film horor menikam Ibu kandungnya lebih dari 200 kali dengan tujuh pisau kemudian memenggalnya di rumah mereka di Sydney, Australia . Dia dijatuhi hukuman penjara hampir 22 tahun dalam sidang pengadilan Jumat (12/3/2021).

Terdakwa yang bernama Jessica Camilleri, 27, tidak terlihat bereaksi saat hukuman dibacakan hakim pengadilan atas pembunuhan tahun 2019. Namun, saudara perempuannya mengatakan terima kasih dengan meneteskan air mata.

Baca juga: Lestarikan Manusia, Ilmuwan Ingin Kirim 6,7 Juta Sperma dan Sel Telur ke Bulan

Korban bernama Rita Camilleri. Hakim Helen Wilson menyebut kejahatan terdakwa sebagai kekejaman dan kebrutalan yang luar biasa.

"Dia (korban) pasti sangat kesakitan dan terkejut sekaligus ketakutan atas apa yang telah dilakukan oleh anaknya yang tercinta," kata Wilson. "Hidup Nyonya Camilleri dipersingkat dengan cara yang paling mengerikan yang bisa dibayangkan."

Pada malam itu, 20 Juli 2019, Rita Camilleri sangat prihatin dengan perilaku putrinya sehingga memutuskan untuk memanggil ambulans ke rumah di St Clair.

Ada perebutan ponsel sebelum korban diserang.

"Pelaku menjatuhkan Ibunya ke lantai dan kemudian menyeretnya ke dapur dengan rambutnya," kata Wilson, seperti dikutip 9News.

Hakim memutuskan kejahatannya adalah pembunuhan karena ketidakmampuan untuk mengendalikan dirinya sendiri lantaran berbagai kondisi kesehatan mentalnya. Tapi hakim mengatakan terdakwa tahu apa yang dia lakukan itu salah.

Baca juga: Berisiknya Aktivitas Seks Pasangan Ini Bikin Marah Tetangga, Curhatnya Viral

Pengadilan mendengar kesaksian bahwa korban telah melakukan semua yang dia bisa untuk membantu putrinya, yang menolak untuk minum obat yang diresepkan sekitar tiga bulan sebelum pembunuhan.

Pada sidang vonis, putri korban lainnya; Kristy Torrisi, menggambarkan saudara perempuannya sebagai orang yang egois.

"Dia lebih suka perhatian yang ditarik perilakunya," kata Torrisi. "Itu adalah pilihannya sendiri dalam menolak bantuan yang membawanya ke sini."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
Trump: Kebakaran Los...
Trump: Kebakaran Los Angeles Lebih Parah dari Serangan Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved