Menlu AS Kutuk Pembersihan Etnis di Tigray Ethiopia

Kamis, 11 Maret 2021 - 09:08 WIB
loading...
A A A
Komentar Blinken datang beberapa jam setelah Berhane Kidanemariam, wakil kepala misi di kedutaan Ethiopia di Washington mundur dari posisinya. Ia menuduh Abiy memimpin Ethiopia menyusuri jalan gelap menuju kehancuran dan disintegrasi.

"Saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai protes atas perang genosida di Tigray, dan sebagai protes atas semua penindasan dan penghancuran yang dilakukan pemerintah di seluruh Ethiopia," katanya.

Baca juga: HRW: Pasukan Ethiopia Tembaki Warga Sipil Selama Perang Tigray

“Saya senang melayani sebagai diplomat untuk negara saya tetapi saya tidak dapat melakukannya dengan mengorbankan nilai-nilai saya, dan tentu saja tidak dengan mengorbankan rakyat saya. Ada biaya untuk bertindak berdasarkan prinsip seseorang, tetapi ada biaya yang lebih besar untuk mengabaikannya,” kata Kidanemariam, yang diyakini sebagai diplomat Ethiopia pertama yang mengundurkan diri karena kekhawatiran terkait konflik di Tigray.

Dia juga menuduh pemerintah salah mengartikan kondisi di lapangan dan gagal menjelaskan tentang keberadaan kekuatan asing, merujuk pada pasukan Eritrea.

Kidanemariam, yang berasal dari Tigray, mengatakan dalam pernyataannya ribuan etnis Tigray telah dilecehkan, diserang dan ditangkap dalam apa yang disebutnya "perburuan penyihir yang terjadi terhadap Tigrayans di Ethiopia dan di diaspora".

Belum ada komentar langsung dari pemerintah Ethiopia terkait hal ini .
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Panas! Iran Gempur 18...
Panas! Iran Gempur 18 Target Milliter AS di Timur Tengah
Rekomendasi
5 Artis Indonesia yang...
5 Artis Indonesia yang Bermasalah Soal Hak Asuh Anak usai Bercerai
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved