Rusia Bantah Tuduhan AS Sebar Informasi Palsu Soal Vaksin COVID-19

Rabu, 10 Maret 2021 - 14:34 WIB
loading...
Rusia Bantah Tuduhan...
Rusia bantah tuduhan AS menyebarkan informasi palsu soal vaksin COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Kremlin membantah tuduhan Gedung Putih bahwa dinas intelijen Rusia berusaha mendiskreditkan vaksin COVID-19 buatan Barat. Kremlin menggambarkan tuduhan tersebut sebagai tidak masuk akal.

“Kami selalu menentang politisasi isu terkait vaksin. Rusia tidak pernah berpartisipasi dan tidak bermaksud untuk berpartisipasi dalam kampanye melawan vaksin lain,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada wartawan.

“Semua pernyataan ini tidak masuk akal, tidak berdasar pada fakta, dan kami sangat menyesal jika ada yang menganggap serius pernyataan seperti itu,” tambahnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (10/3/2021).



Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengatakan pada hari Senin bahwa pemerintahan Presiden Joe Biden sedang memantau upaya yang terkait dengan dinas intelijen Rusia yang bertujuan untuk merusak vaksin virus korona buatan Moderna dan Pfizer.

Amerika Serikat (AS) mengatakan telah mengidentifikasi tiga publikasi online yang digunakan Rusia untuk menyebarkan disinformasi tentang dua vaksin tersebut, serta organisasi internasional, konflik militer, dan protes.

Baca juga: AS: Kantor Berita Rusia Sebar Informasi Palsu Soal Vaksin Covid-19

Rusia sendiri telah memproduksi vaksin COVID-19 yang diberinama Sputnik. Vaksin ini telah disahkan oleh 46 negara, menurut Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF), yang memasarkannya di luar negeri.

Vaksin tersebut dapat diproduksi di Eropa barat untuk pertama kalinya setelah kesepakatan untuk membuatnya di Italia ditandatangani oleh RDIF dan perusahaan farmasi yang berbasis di Swiss, Adienne.

Baca juga: Sambut Kedatangan Vaksin AstraZeneca ke Indonesia, Jerman: Ini Baru Langkah Awal
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved