Guam Jadi Target China, Komandan AS Minta Tambahan Sistem Pertahanan
Rabu, 10 Maret 2021 - 10:52 WIB
loading...
Guam jadi target China, Komandan AS minta tambahan sistem pertahanan. Foto/Kolase/Sindonews
A
A
A
WASHINGTON - Komandan tertinggi Amerika Serikat (AS) untuk Asia Pasifik menekan anggota parlemen untuk mendukung penerapan kemampuan pertahanan udara dan rudal tambahan untuk Guam mengingat kemampuan China yang meningkat untuk mengancam wilayah penting tersebut.
"Guam adalah target hari ini," kata Laksamana Angkatan Laut AS Philip Davidson, komandan Komando Indo-Pasifik AS, kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat.
"(Pulau) itu perlu dipertahankan, dan perlu dipersiapkan untuk ancaman yang akan datang di masa depan," imbuhnya.
"Guam bukan hanya tempat yang kami yakini dapat kami perjuangkan, seperti yang telah kami lakukan selama beberapa dekade. Kami harus berjuang untuk itu," ujarnya seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (10/3/2021).
Laksamana Davidson, yang telah menjadikan pertahanan Guam sebagai prioritas utama, mengatakan bahwa wilayah AS yang strategis ini akan mendapat manfaat dari sistem pertahanan Aegis Ashore. Dia berargumen bahwa sistem Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) yang digunakan untuk mempertahankan Guam tidak mampu memenuhi lintasan ancaman saat ini dari China.
"Guam adalah target hari ini," kata Laksamana Angkatan Laut AS Philip Davidson, komandan Komando Indo-Pasifik AS, kepada Komite Angkatan Bersenjata Senat.
"(Pulau) itu perlu dipertahankan, dan perlu dipersiapkan untuk ancaman yang akan datang di masa depan," imbuhnya.
"Guam bukan hanya tempat yang kami yakini dapat kami perjuangkan, seperti yang telah kami lakukan selama beberapa dekade. Kami harus berjuang untuk itu," ujarnya seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (10/3/2021).
Laksamana Davidson, yang telah menjadikan pertahanan Guam sebagai prioritas utama, mengatakan bahwa wilayah AS yang strategis ini akan mendapat manfaat dari sistem pertahanan Aegis Ashore. Dia berargumen bahwa sistem Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) yang digunakan untuk mempertahankan Guam tidak mampu memenuhi lintasan ancaman saat ini dari China.
Lihat Juga :