Tentara Arab Saudi Penyerang Pangkalan Militer AS Terkait al-Qaeda

Selasa, 19 Mei 2020 - 08:32 WIB
loading...
A A A
"Ini jelas lebih dari sekedar inspirasi," kata Direktur FBI Chris Wray tentang kontak Alshamrani dengan al-Qaeda, seperti dikutip dari CBS Miami, Selasa (19/5/2020). “Kita tahu, misalnya, bahwa dia berbagi rencana dan taktik dengan mereka. Kami tahu bahwa ia berkoordinasi dengan mereka dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengambil pujian atas serangan itu."

Alshamrani dibunuh oleh seorang deputi sheriff pada 6 Desember setelah dia mengumbar tembakan di sebuah gedung kelas di Stasiun Udara Angkatan Laut Pensacola. Dia telah menjalani pelatihan penerbangan di Pensacola, di mana anggota militer asing secara rutin menerima instruksi. Selain tiga pelaut yang tewas, delapan orang lainnya terluka akibat serangannya. (Baca juga: FBI: Penembakan Pangkalan Militer AS oleh Perwira Saudi Aksi Terorisme )

Departemen Kehakiman sebelumnya telah meminta Apple untuk membantu mengekstraksi data dari dua iPhone milik tentara Arab Saudi itu. Wray mengatakan agen FBI dapat memecahkan enkripsi tanpa bantuan Apple.

Para pejabat penegak hukum tidak meninggalkan keraguan bahwa Alshamrani termotivasi oleh ideologi jihadis. Menurut mereka, tentara itu mengunjungi peringatan New York City atas serangan 11 September 2001, selama liburan akhir pekan Thanksgiving dan mem-posting pesan anti-Amerika dan anti-Israel di media sosial hanya dua jam sebelum penembakan.

Secara terpisah, AQAP merilis video yang mengklaim serangan itu. AQAP telah lama dianggap sebagai cabang teroris al-Qaeda paling berbahaya di dunia dan telah berupaya melakukan serangan di daratan AS.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved