Terima 1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca, Menlu RI: Ini Hasil dari Kerjasama Multilateral
Senin, 08 Maret 2021 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
"Dan pada hari ini Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin AstraZeneca sebesar 1.113.600, vaksin jadi dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton," sambungnya.
Dia menuturkan, vaksin yang tiba hari ini adalah bagian awal daribatchpertama pemberian vaksin melalui jalur multilateral dimana di dalambatchpertama Indonesia akan memperoleh 11.704.800 vaksin jadi.
"Pengirimanbatchpertama akan dilakukan hingga Mei 2021 dan Insya Allah menurut rencana akan diikutibatch-batchselanjutnya," ungkapnya.Baca juga: Pelaku UMKM Kuliner Diusulkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19
Menurutnya, ketibaan vaksin dari jalur multilateral ini tidak terlepas dari kerja sama antara Kementerian dan lembaga terkait di Indonesia dan juga kerja sama dengan berbagai pihak internasional, negara donor, GAVI, WHO, UNICEF, CEPI dan lain-lain.
Diplomat senior Indonesia itu menambahkan, diplomasi vaksin akan terus diperkuat. "Diplomasi juga akan terus diperkokoh untuk membantu upaya pemerintah membangun resiliensi kesehatan dan pemulihan ekonomi.," tukasnya.
Dia menuturkan, vaksin yang tiba hari ini adalah bagian awal daribatchpertama pemberian vaksin melalui jalur multilateral dimana di dalambatchpertama Indonesia akan memperoleh 11.704.800 vaksin jadi.
"Pengirimanbatchpertama akan dilakukan hingga Mei 2021 dan Insya Allah menurut rencana akan diikutibatch-batchselanjutnya," ungkapnya.Baca juga: Pelaku UMKM Kuliner Diusulkan Jadi Prioritas Penerima Vaksin Covid-19
Menurutnya, ketibaan vaksin dari jalur multilateral ini tidak terlepas dari kerja sama antara Kementerian dan lembaga terkait di Indonesia dan juga kerja sama dengan berbagai pihak internasional, negara donor, GAVI, WHO, UNICEF, CEPI dan lain-lain.
Diplomat senior Indonesia itu menambahkan, diplomasi vaksin akan terus diperkuat. "Diplomasi juga akan terus diperkokoh untuk membantu upaya pemerintah membangun resiliensi kesehatan dan pemulihan ekonomi.," tukasnya.
(esn)
Lihat Juga :