Bencana Besar Dampak Corona, Ekonomi China Tenggelam

Sabtu, 18 April 2020 - 08:13 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, Otoritas Kesehatan Wuhan, China, Jumat (17/4/2020), merevisi jumlah korban meninggal akibat wabah virus korona baru dari 2.579 orang menjadi 3.869 orang. Selisih angka kematian yang direvisi itu adalah 1.290 jiwa atau bertambah 50%.

Tak hanya angka kematian yang direvisi, jumlah kasus infeksi Covid-19 juga direvisi dengan tambahan 325 kasus menjadi total 50.333 kasus atau meningkat 0,65%. Wuhan yang berada di Provinsi Hubei, adalah kota tempat pertama kali virus tersebut terdeteksi dan mewabah.

Kota itu juga menjadi wilayah pertama episentrum Covid-19 sebelum menyebar ke seluruh dunia. Pihak berwenang China menjelaskan revisi tersebut dengan mencatat bahwa beberapa rumah sakit kewalahan di awal wabah, yang menyebabkan kasus-kasus dilaporkan, ditunda, atau dihilangkan secara keliru.

Media pemerintah, CCTV, melaporkan bahwa pemerintah sedang merevisi angka sesuai dengan hukum, dan mengutip tim operasi pemerintah khusus yang mengawasi upaya penanggulangan epidemi di Wuhan. "Angka korona tidak hanya menyangkut kesehatan dan kehidupan masyarakat , tetapi juga kredibilitas pemerintah. Revisi angka-angka tidak hanya melindungi hak-hak warga negara. Itu juga menunjukkan rasa hormat pemerintah terhadap setiap individu," bunyi siaran media pemerintah tersebut.

Revisi ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump secara langsung menuduh China berbohong tentang jumlah kematian di negara itu dan meluncurkan penyelidikan apakah virus itu berasal dari laboratorium di Wuhan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Michael Pompeo mengatakan bahwa Beijing perlu berterus terang atas apa yang mereka ketahui terkait sumber virus pembunuh tersebut. Data yang dilaporkan worldometers pada Jumat (17/4) pukul 13.20 WIB, China Daratan secara nasional memiliki 82.692 kasus Covid-19. Jumlah orang yang meninggal 4.632 orang dan pasien yang disembuhkan 77.944 orang. (Muh Shamil/Muhaimin/Berlianto/Sindonews)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonomi China Melambat,...
Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Ekspor Kuat, Konsumsi...
Ekspor Kuat, Konsumsi Lemah: Dilema Baru Ekonomi China
Protes Pedesaan China...
Protes Pedesaan China Melonjak Tajam di Tengah Tekanan Ekonomi
Taiwan: Pembersihan...
Taiwan: Pembersihan Internal Partai Komunis China Capai Tingkat Tertinggi di Era Xi Jinping
Output Industri dan...
Output Industri dan Penjualan Ritel China Catat Laju Pertumbuhan Rendah
China Dilanda Gelombang...
China Dilanda Gelombang PHK dan Gejolak Sosial, Kredibilitas Pemerintah Xi Jinping Diuji
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Langka! Matahari Tepat...
Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini
Rekomendasi
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
JPU Tolak Permohonan...
JPU Tolak Permohonan PK Nikita Mirzani Terkait Kasus ITE dan TPPU
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved