Output Industri dan Penjualan Ritel China Catat Laju Pertumbuhan Rendah

Selasa, 16 September 2025 - 08:01 WIB
loading...
Output Industri dan...
Output pabrik dan penjualan ritel China mencatat pertumbuhan paling lemah sejak tahun lalu. Foto/China Daily
A A A
JAKARTA - Output pabrik dan penjualan ritel China mencatat pertumbuhan paling lemah sejak tahun lalu pada Agustus 2025. Ini menambah tekanan bagi Beijing untuk meluncurkan stimulus lebih lanjut demi mencegah perlambatan tajam di negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Data yang mengecewakan ini memicu perdebatan di kalangan ekonom apakah pembuat kebijakan perlu dukungan fiskal tambahan dalam jangka pendek untuk mencapai target pertumbuhan tahunan “sekitar 5%". Sementara itu, produsen menunggu kejelasan lebih lanjut terkait kesepakatan dagang dengan Amerika Serikat dan permintaan domestik tertekan oleh pasar tenaga kerja yang goyah serta krisis properti.

Output industri tumbuh 5,2% secara tahunan, menurut data Biro Statistik Nasional yang dirilis Senin kemarin, terendah sejak Agustus 2024 dan lebih rendah dibandingkan kenaikan 5,7% pada Juli. Angka ini juga gagal memenuhi perkiraan kenaikan 5,7% dalam jajak pendapat Reuters.

Baca Juga: Komite DPR AS: China Gunakan Serangan Siber agar Unggul di Meja Perundingan

Penjualan ritel, indikator konsumsi, meningkat 3,4% pada Agustus, laju terendah sejak November 2024 dan menurun dari 3,7% pada bulan sebelumnya, di bawah perkiraan kenaikan 3,9%.

“Awal tahun yang kuat masih membuat target pertumbuhan tahun ini bisa dicapai, tetapi seperti tahun lalu pada periode yang sama, dukungan stimulus tambahan mungkin diperlukan untuk memastikan akhir tahun yang kuat,” kata Lynn Song, kepala ekonom Greater China di ING, dikutip dari Reuters, Selasa (16/9/2025).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Trump Lapor ke Kongres...
Trump Lapor ke Kongres AS, Operasi Militer terhadap Iran Dimulai Lagi
Rekomendasi
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Dulu Diremehkan, Kreator...
Dulu Diremehkan, Kreator Konten Ayu Selvia Kini Raup Ratusan Juta per Bulan dari Sosmed
Menhut Dinilai Punya...
Menhut Dinilai Punya Peran Sentral dalam Menjaga Kredibilitas Karbon Hutan
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved