Tak Mau Kalah, Orangutan di San Diego Divaksin COVID-19 Eksperimental
Jum'at, 05 Maret 2021 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Lihat infografis: Jerman Akan Kirim Kapal Perang ke Laut China Selatan
"Ini bukan norma," ungkap Nadine Lamberski, kepala petugas konservasi di Aliansi Margasatwa Kebun Binatang San Diego, kepada National Geographic.
"Dalam karir saya, saya belum pernah memiliki akses ke vaksin eksperimental di awal proses dan belum memiliki keinginan yang besar untuk ingin menggunakannya," papar dia.
Karen, orangutan pertama di dunia yang menjalani operasi jantung terbuka pada 1994, termasuk di antara mereka yang disuntik vaksin Covid-19.
Lamberski mengatakan kera-kera itu tidak mengalami reaksi berbahaya dan akan segera diuji antibodi untuk menentukan apakah suntikan vaksin itu berhasil.
Kasus virus Covid-19 juga telah ditemukan pada hewan di kebun binatang lain, termasuk singa dan harimau di Kebun Binatang Bronx di New York, dan singa di Kebun Binatang Barcelona di Spanyol.
Infeksi Covid-19 telah dikonfirmasi pada berbagai hewan di penjuru dunia, mulai dari anjing dan kucing hingga musang dan cerpelai. Namun, kasus-kasus itu biasanya sangat jarang.
"Ini bukan norma," ungkap Nadine Lamberski, kepala petugas konservasi di Aliansi Margasatwa Kebun Binatang San Diego, kepada National Geographic.
"Dalam karir saya, saya belum pernah memiliki akses ke vaksin eksperimental di awal proses dan belum memiliki keinginan yang besar untuk ingin menggunakannya," papar dia.
Karen, orangutan pertama di dunia yang menjalani operasi jantung terbuka pada 1994, termasuk di antara mereka yang disuntik vaksin Covid-19.
Lamberski mengatakan kera-kera itu tidak mengalami reaksi berbahaya dan akan segera diuji antibodi untuk menentukan apakah suntikan vaksin itu berhasil.
Kasus virus Covid-19 juga telah ditemukan pada hewan di kebun binatang lain, termasuk singa dan harimau di Kebun Binatang Bronx di New York, dan singa di Kebun Binatang Barcelona di Spanyol.
Infeksi Covid-19 telah dikonfirmasi pada berbagai hewan di penjuru dunia, mulai dari anjing dan kucing hingga musang dan cerpelai. Namun, kasus-kasus itu biasanya sangat jarang.
Lihat Juga :