Helikopter Turki Jatuh, 11 Tentara Tewas Termasuk Seorang Letnan Jenderal

Jum'at, 05 Maret 2021 - 10:26 WIB
loading...
Helikopter Turki Jatuh,...
Helikopter militer tipe Cougar. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Sebuah helikopter militer jatuh di Turki timur, hari Kamis. Sebanyak 11 tentara, termasuk seorang letnan jenderal, yang berada di dalamnya tewas.

Kementerian Pertahanan mengatakan kecelakaan ini juga menyebabkan dua personel militer lainnya terluka.

Baca juga: Ditembak Mati, Demonstran Cantik Myanmar Sumbangkan Organ Tubuhnya

Devlet Bahceli, pemimpin partai nasionalis utama Turki, mengatakan para korban tewas termasuk Letnan Jenderal Osman Erbas, seorang komandan korps militer.

Media pro-pemerintah, Sabah Daily, Jumat (5/3/2021) juga melaporkan bahwa Letnan Jenderal Erbas tewas. Sembilan dari korban tewas di lokasi kecelakaan, sementara yang kesepuluh meninggal karena luka-lukanya di rumah sakit.

“Pencarian di tempat menentukan bahwa helikopter itu rusak karena kecelakaan,” kata Kementerian Pertahanan tanpa memberikan rincian lebih lanjut. Kontak dengan helikopter tipe Cougar hilang 30 menit setelah lepas landas kemarin.

Helikopter itu jatuh di kota Tatvan, di provinsi Bitlis yang berpenduduk mayoritas Kurdi. Lokasinya berada di daerah di mana pasukan Turki telah memerangi militan dari Partai Pekerja Kurdistan atau PKK—kelompok yang dilarang oleh pemerintah Turki.

Baca juga: Cerai dengan Istri, Ayah Ini Tembak Putri Cantiknya 20 Kali

Konflik dengan milisi Kurdi telah menewaskan puluhan ribu orang sejak 1984. PKK dianggap sebagai kelompok teroris oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Sebelumnya, pada 2017, sebuah helikopter militer jatuh di tenggara provinsi Sirnak dekat perbatasan Turki dengan Suriah dan Irak, menewaskan 13 tentara.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved