20 Migran Tewas Dilempar ke Laut di Lepas Pantai Djibouti
Jum'at, 05 Maret 2021 - 00:38 WIB
loading...
A
A
A
"Ada kekhawatiran jumlah korban tewas bisa meningkat dengan para penyintas tidak dapat menemukan keluarga yang mereka katakan berada di dalamnya," ungkap Ndege.
Ini adalah insiden ketiga di Teluk Aden dalam waktu kurang dari enam bulan. Dua insiden serupa pada Oktober lalu merenggut nyawa sedikitnya 50 migran, kata IOM.
"Tragedi Rabu adalah bukti lebih lanjut bahwa penjahat terus mengeksploitasi orang yang putus asa untuk meningkatkan kehidupan mereka demi keuntungan terlepas dari konsekuensinya," kata Kepala Misi IOM Djibouti Stephanie Daviot.
Baca juga: 158 Pekerja Migran Dipulangkan dari Berbagai Titik di Samudera Pasifik
"Penyelundup dan pedagang manusia harus dituntut atas kejahatan mereka, dan jalur migrasi baru ditetapkan untuk memungkinkan orang mengejar peluang kerja di luar negeri dengan cara yang aman, legal dan bermartabat," imbuhnya.
IOM mengatakan kewarganegaraan orang-orang yang berada di kapal itu belum diketahui, dengan kesaksian masih dikumpulkan dari para penyintas.
Ini adalah insiden ketiga di Teluk Aden dalam waktu kurang dari enam bulan. Dua insiden serupa pada Oktober lalu merenggut nyawa sedikitnya 50 migran, kata IOM.
"Tragedi Rabu adalah bukti lebih lanjut bahwa penjahat terus mengeksploitasi orang yang putus asa untuk meningkatkan kehidupan mereka demi keuntungan terlepas dari konsekuensinya," kata Kepala Misi IOM Djibouti Stephanie Daviot.
Baca juga: 158 Pekerja Migran Dipulangkan dari Berbagai Titik di Samudera Pasifik
"Penyelundup dan pedagang manusia harus dituntut atas kejahatan mereka, dan jalur migrasi baru ditetapkan untuk memungkinkan orang mengejar peluang kerja di luar negeri dengan cara yang aman, legal dan bermartabat," imbuhnya.
IOM mengatakan kewarganegaraan orang-orang yang berada di kapal itu belum diketahui, dengan kesaksian masih dikumpulkan dari para penyintas.
Lihat Juga :