Kebijakan Terburu-buru Biden Soal Yaman Bisa Jadi Bumerang untuk AS

Selasa, 02 Maret 2021 - 05:30 WIB
loading...
A A A
“Ini terbukti ketika Menteri Luar Negeri Saudi (Pangeran Faisal) bin Farhan pergi ke Moskow beberapa minggu lalu. Dan, Saudi sudah menikmati hubungan yang baik dengan China," sambungnya.

Pemberian pinjaman akan bekerja bersama-sama dengan, dan akan mendukung Utusan Khusus PBB Martin Griffiths, tetapi sejarah telah menunjukkan bahwa AS terlalu sering mencari perbaikan dan solusi cepat.

Dawsari mengatakan, pemerintahan Biden harus mengenali keterbatasannya dan membuat keputusan dengan bijak untuk mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng antara pihak yang bertikai.

Baca: Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris

“Bukan mencabut peruntukan yang menjadi masalah, tapi betapa mudahnya itu dilakukan. Pemerintahan Biden seharusnya setidaknya mencoba menggunakannya sebagai pengaruh untuk mendapatkan konsesi dari Houthi," ujar Dawsari.

"Bagi orang Yaman yang terkena dampak Houthi, mereka menganggap keputusan Biden sebagai lampu hijau bagi Houthi untuk terus membunuh warga sipil Yaman dan melakukan ekspansi militer," sambungnya.

Dengan menghapus sebutan teroris dari Houthi begitu tergesa-gesa, katanya, Biden mengirim sinyal yang salah. "Houthi menafsirkannya sebagai kemenangan," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Dituduh Spionase Iran,...
Dituduh Spionase Iran, 3 Orang Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup di Bahrain
Perang di Mana-Mana,...
Perang di Mana-Mana, Israel Kekurangan Tentara dan Tank Parah
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Ketika Salah Kiblat,...
Ketika Salah Kiblat, Salatnya Sah atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Dalilnya
Prabowo Apresiasi Panen...
Prabowo Apresiasi Panen Raya Inisiasi TNI Serentak di 43 Titik Seluruh Indonesia
Berita Terkini
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Iran Murka AS Serang...
Iran Murka AS Serang Wilayah dan Infrastruktur Sipil, Ini Daftarnya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved