Pengungsi Myanmar di Malaysia Hadapi Meningkatnya Ketidakpastian Pasca Kudeta Miliiter

Selasa, 02 Maret 2021 - 04:30 WIB
loading...
A A A
Ketika pertama kali mendengar tentang kudeta pada 1 Februari, Kap mengatakan dia merasa seolah-olah semua harapan telah hilang untuk orang tua dan masa depan mereka.

Baca: Singapura Sebut Menlu ASEAN akan Bertemu Bahas Situasi Myanmar

“Saya kehilangan nafsu makan selama empat hari pertama bulan itu, karena saya merasa sangat sedih, dan istri saya juga sedih,” katanya. Saat ini, dia dan pengungsi Myanmar lainnya mengikuti berita tentang kudeta militer melalui streaming langsung Facebook atau kantor berita internasional.

Situasi yang berubah-ubah, dengan upaya pihak berwenang untuk mengakhiri protes jalanan terhadap kudeta, tidak hanya meningkatkan kekhawatiran tentang anggota keluarga mereka yang masih di Myanmar - itu juga menciptakan keraguan tentang masa depan mereka sendiri.

Bagi beberapa dari mereka, satu kekhawatiran utama adalah bahwa kudeta tersebut dapat menggagalkan proses pemukiman kembali secara permanen di negara baru. Sementara itu, yang lainnya mengatakan kudeta itu telah membuat impian untuk kembali ke tanah air yang damai semakin jauh.

Baca: 18 Demonstran Ditembak Mati, Aktivis Myanmar: Saya Nyatakan Militer Teroris!

James Bawi Thang Bik dari Komunitas Chin Independen, sebuah koalisi organisasi pengungsi Chin di Malaysia, mengatakan, bahwa banyak etnis minoritas menjadi pengungsi akibat pelanggaran hak asasi manusia dan kurangnya upaya rekonsiliasi di bawah kekuasaan militer.

"Sekarang mereka (militer) kembali berkuasa. Menurut Anda, apakah para pengungsi ini akan bersedia kembali di bawah pemerintahan ini?" ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Kunjungi Indonesia,...
Kunjungi Indonesia, Menlu Malaysia Fokus Kerja Sama Atasi Guncangan Eksternal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
3 Alasan Norwegia Batalkan...
3 Alasan Norwegia Batalkan Penjualan Rudal rudal Anti-kapal NSM ke Malaysia
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
4 Fakta Kemarahan Malaysia...
4 Fakta Kemarahan Malaysia atas Pembatalan Kesepakatan Pembelian Rudal dengan Norwegia
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Tim Putri UBAYA dan...
Tim Putri UBAYA dan Tim Putra Perbanas Juara Campus League Basketball Season 1 2026
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved