Ahli Bedah Arab Saudi Angkat Tumor Otak dari Seorang Penghafal Al-Qur’an

Senin, 01 Maret 2021 - 11:24 WIB
loading...
Ahli Bedah Arab Saudi...
Ahli bedah Arab Saudi mengangkat tumor otak dari seorang penghafal Al-Quran. Foto/Ilustrasi REUTERS
A A A
RIYADH - Dr Hani Al Juhani, seorang ahli bedah saraf Arab Saudi , mengangkat tumor otak dari seorang pasien penghafal Al-Qur’an asal Afghanistan dalam sebuah operasi yang kompleks. Pasien tersebut merupakan seorang perempuan.

“Saya sedang melengkapi rumah saya di Madinah, dan seorang penduduk Afghanistan sedang mengerjakan ini, dan dia memberi tahu saya bahwa bibinya menderita tumor otak, jadi saya segera meminta laporan medisnya,” kata Juhani.

Baca juga: Bukan F-35, Jenderal AS Minta Luncurkan Jet Tempur NGAD untuk Kalahkan China

“Memang putranya membawa laporan, dan saya melihat tumor kanker berada di bagian otak yang sangat sensitif, yang mengontrol pergerakan, dan ruang operasi harus dilengkapi dengan perangkat yang diperlukan untuk operasi yang rumit ini,” ujarnya, seperti dikutip dari Gulf News, Senin (1/3/2021).

Juhani menambahkan, dia menghabiskan waktu tiga bulan untuk mempersiapkan alat dan perangkat, seperti perangkat neuronavigation, perangkat stimulasi saraf di rumah sakit swasta, dan tim medis.

“Alhamdulillah, kami melakukan operasi empat hari lalu, dan kami membuka kepala, lalu kami menangani tumor pasien, dan kami melanjutkan pengangkatan tumor. Saat ini, saya yakin sel-sel yang menghafal Al-Qur’an akan dijaga oleh Allah SWT,” papar ahli bedah tersebut.

Baca juga: AS Tak Hukum Putra Mahkota Arab Saudi soal Khashoggi, Ini Alasannya

“Alhamdulillah, operasi ini berhasil meskipun di tengah gerak, dan dianggap sebagai salah satu operasi yang kompleks, dan tumor kanker diangkat seluruhnya. Dan saya berdoa kepada Allah Yang Mahakuasa untuk memberi penghargaan kepada mereka yang menyumbangkan uang dan upaya untuk menyelamatkan pasien Afghanistan,” imbuh dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved