Kedua Kalinya dalam Seminggu, KKB Serang Sekolah dan Culik Ratusan Siswa

Jum'at, 26 Februari 2021 - 20:13 WIB
loading...
A A A
Lonjakan militansi bersenjata di barat laut Nigeria telah menyebabkan gangguan keamanan di bagian utara negara terpadat di Afrika itu, tempat penculikan sekolah menjadi endemik.

Peningkatan ini sebagian didorong oleh pembayaran tebusan yang cukup besar oleh pemerintah sebagai imbalan atas anak-anak tersebut, kata para pejabat, yang berbicara tanpa menyebut nama. Namun pemerintah Nigeria secara teratur menyangkal pembayaran semacam itu.

Pekan lalu, sekelompok pria bersenjata tak dikenal menewaskan seorang siswa dalam serangan semalam di sebuah sekolah asrama di negara bagian tengah utara Niger dan menculik 42 orang, termasuk 27 siswa. Para sandera hingga kini belum dibebaskan.

Baca juga: KKB Serang Sekolah, Bunuh Satu Siswa dan Culik Puluhan Lainnya

Pada bulan Desember, puluhan pria bersenjata menculik 344 anak sekolah dari kota Kankara di negara bagian Katsina barat laut. Mereka dibebaskan setelah enam hari tetapi pemerintah membantah membayarkan uang tebusan.

Pada 2018 ISIS cabang Afrika barat menculik lebih dari 100 siswi dari kota Dapchi di timur laut Nigeria. Semuanya kecuali satu, seorang Kristen, dibebaskan. Uang tebusan dibayarkan, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Mungkin penculikan paling terkenal dalam beberapa tahun terakhir adalah ketika militan Boko Haram menculik 276 siswi dari kota Chibok di negara bagian Borno pada bulan April 2014. Insiden tersebut menarik perhatian dunia luas, dengan beberapa tokoh terkemuka menyerukan pembebasan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Skandal Umur Politisi...
Skandal Umur Politisi Mungil Ini Hebohkan Nigeria, Berusia 30 atau 16 Tahun?
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Bukan ke Iran atau Venezuela,...
Bukan ke Iran atau Venezuela, Apa yang Memicu AS Kirim Ratusan Tentara ke Negara Ini?
Langka, Pilot Ini Selamatkan...
Langka, Pilot Ini Selamatkan 80 Penumpang dari Pesawat yang Mesinnya Meledak di Udara
Inggris Diperintahkan...
Inggris Diperintahkan Bayar Rp9,6 Triliun untuk Ganti Rugi Pembunuhan Era Kolonial
Siapa Gustavo Petro?...
Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Jadi Target Penculikan Trump setelah Maduro
Profil Jesslyn Wijaya...
Profil Jesslyn Wijaya Lay, Atlet Golf Putri yang Diduga Diculik di Mangga Besar
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved