Giliran Parlemen Belanda Sebut Perlakuan China Terhadap Uighur Genosida
Jum'at, 26 Februari 2021 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan di situs webnya, Kedutaan Besar China di Den Haag mengatakan populasi Uighur di Xinjiang telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menikmati standar hidup yang lebih tinggi, dan harapan hidup yang lebih lama.
Baca juga: Kanada Sebut Perlakuan Terhadap Muslim Uighur Genosida, China Murka
"Bagaimana Anda bisa menyebut ini genosida?" bunyi pernyataan itu. "Masalah terkait Xinjiang tidak pernah tentang hak asasi manusia, etnis atau agama, tetapi tentang memerangi terorisme kekerasan dan pemisahan diri," tegas Kedubes China.
Sebelumnya parlemen Kanada mengeluarkan resolusi tidak mengikat yang memberi label perlakuan China terhadap Uighur tindakan genosida pada awal pekan ini.
Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa pada hari Rabu menuduh kekuatan Barat menggunakan masalah Uighur untuk mencampuri urusan dalam negeri negaranya.
Baca juga: Parlemen Kanada: Perlakuan China terhadap Muslim Uighur Genosida!
Baca juga: Kanada Sebut Perlakuan Terhadap Muslim Uighur Genosida, China Murka
"Bagaimana Anda bisa menyebut ini genosida?" bunyi pernyataan itu. "Masalah terkait Xinjiang tidak pernah tentang hak asasi manusia, etnis atau agama, tetapi tentang memerangi terorisme kekerasan dan pemisahan diri," tegas Kedubes China.
Sebelumnya parlemen Kanada mengeluarkan resolusi tidak mengikat yang memberi label perlakuan China terhadap Uighur tindakan genosida pada awal pekan ini.
Duta Besar China untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di Jenewa pada hari Rabu menuduh kekuatan Barat menggunakan masalah Uighur untuk mencampuri urusan dalam negeri negaranya.
Baca juga: Parlemen Kanada: Perlakuan China terhadap Muslim Uighur Genosida!
(ian)
Lihat Juga :