Pria Ini Bunuh Orang, Memasak Jantungnya untuk Paman yang Selanjutnya Dibunuh Juga

Kamis, 25 Februari 2021 - 13:33 WIB
loading...
Pria Ini Bunuh Orang,...
Ilustrasi pembunuhan. Foto/SINDOnews.com
A A A
WASHINGTON - Seorang pria di Oklahoma, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi atas tuduhan serangkaian pembunuhan. Dia awalnya membunuh seseorang, lalu memasak jantung korban dengan kentang untuk disuguhkan kepada pamannya yang selanjutnya juga dia bunuh.

Total tiga orang yang dibunuh oleh tersangka bernama Lawrence Paul Anderson. Menurut laporan media lokal, tersangka awalnya menikam tetangganya hingga tewas lalu mengeluarkan organ dalam tubuh korban.

Baca juga: Pendeta Ini Dikecam usai Imbau Para Gadis Tutupi Tubuh agar Pria Kontrol Nafsu

Tersangka, lanjut laporan itu, kemudian membawa jantung korban ke rumah pamannya tempat dia memasaknya dan mencoba menyajikannya kepada sang paman dan istrinya. Laporan itu mengutip penyelidik polisi kepada Pengadilan Grady County di Chickasha pada hari Selasa lalu.

Anderson kemudian membunuh paman dan cucunya yang berusia empat tahun di rumah tersebut dan melukai istri pamannya secara parah pada sebuah pesta 9 Februari.

"Dia memasak jantung dengan kentang untuk memberi makan keluarganya guna melepaskan setan," tulis seorang agen dalam surat perintah penggeledahan yang diajukan di pengadilan, seperti dikutip AFP, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Mengenang Yamani, Master Minyak Saudi yang Membuat Barat Bertekuk Lutut

Kejahatan itu terjadi hanya beberapa minggu setelah Anderson—yang memiliki catatan penangkapan yang panjang—dibebaskan dari penjara.

Dia pernah dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2017 terkait kasus narkoba.

Dia telah mengaku melakukan pembunuhan dalam sidang pengadilan hari Selasa.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved