Pendeta Ini Dikecam usai Imbau Para Gadis Tutupi Tubuh agar Pria Kontrol Nafsu

loading...
Pendeta Ini Dikecam usai Imbau Para Gadis Tutupi Tubuh agar Pria Kontrol Nafsu
Joanne Chow, pendeta wanita Singapura yang dikecam publik setelah mengimbau para gadis tak berpakaian provokatif agar kaum pria bisa mengontrol nafsu. Foto/Facebook
SINGAPURA - Seorang pendeta wanita Singapura dikecam banyak pihak setelah dia mengimbau para gadis untuk menutupi tubuhnya atau tidak berpakaian secara provokatif sehingga kaum pria dapat mengontrol nafsu mereka.

Joanne Chow, seorang pendeta muda di Pasir Panjang Hill Brethren Church dikecam karena dianggap memperkuat pandangan misoginis bahwa perempuan memiliki tanggung jawab untuk berpakaian sopan untuk menghindari laki-laki melakukan dosa.

Baca juga: Algojo Pembunuh Khashoggi Disebut Gunakan Jet Pribadi Putra Mahkota Saudi

Chow menulis dalam posting-an blog di situs webThir.st, di mana dia meminta para gadis untuk berpikir dua kali sebelum mengenakan gaun ketat atau mem-posting foto berbikini.

“Bisakah saya juga membuat daya tarik khusus untuk para gadis?,” tulis Joanne Chow.



”Mari bantu saudara kita dengan tidak berpakaian dengan cara yang terbuka atau provokatif,” lanjut dia, seperti dikutip dari MalayMail, Kamis (25/2/2021).

“Tentu saja Anda tidak memiliki kendali atas pikiran nafsu mereka, dan mungkin bukan dosa mengenakan gaun ketat atau mem-posting foto berbikini, tetapi jika kita dapat membantu saudara-saudara kita, mengapa tidak?,” sambung pendeta tersebut.

Menurut laporan Coconuts Singapore, Ibu 38 tahun yang mempunyai tiga anak perempuan ini tidak menanggapi permintaan komentar saat dihubungi.

Joanne juga tidak menanggapi rentetan kritik yang dia terima secara online untuk posting blog tersebut.

Baca juga: Seorang Suami Potong Kemaluan Pria Selingkuhan Istrinya



Entri blog pendeta wanita itu ditulis sebagai tanggapan atas tuduhan pelecehan seksual oleh penginjil Kanada yang terkenal di dunia, Ravi Zacharias, yang meninggal Mei lalu.

Menyusul penyelidikan selama empat bulan, sebuah firma hukum yang disewa oleh Ravi Zacharias International Ministries mengonfirmasi bukti pelecehan seksual serta mengumpulkan ratusan foto dari perempuan muda awal bulan ini.

Joanne mengatakan bahwa berita pelecehan seksual oleh pemimpin Kristen adalah “pengingat untuk mengejar kemurnian dan kesucian”.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top