Terus Longgarkan Penguncian, Selandia Baru Buka Kembali Sekolah

Senin, 18 Mei 2020 - 14:56 WIB
loading...
Terus Longgarkan Penguncian,...
Pemerintah Selandia Baru dilaporkan telah memulai kembali membuka sekolah-sekolah, sebagai bagian dari pelonggaran penguncian di negara itu. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Pemerintah Selandia Baru dilaporkan telah memulai kembali membuka sekolah-sekolah. Ini adalah langkah terbaru yang diambil Wellington sebagai bagian dari pelonggaran penguncian di negara itu.

Menurut laporan Radio New Zealand, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (18/5/2020), sekitar 800 ribu siswa akan mulai kembali ke sekolah, yang telah ditangguhkan sejak 24 Maret lalu. ( Baca juga: Jaga Jarak Sosial, PM Selandia Baru Ditolak Masuk Sebuah Kafe )

"Sekolah menyediakan layanan transportasi bagi siswa yang tidak dapat naik bus umum, yang sekarang membatasi jumlah penumpang untuk menjaga jarak sosial," bunyi laporan Radio New Zealand.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern pekan lalu melonggarkan banyak aturan jarak sosial dengan mengizinkan bukan hanya sekolah, tapi juga kafe, bioskop dan mal untuk kembali buka, setelah dua bulan melakukan pembatasan ketat untuk menghentikan penyebaran virus Corona.

Tapi, pemerintah Selandia Baru mewajibkan kafe, bioskop dan mal untuk menjalankan praktek jarak sosial dan protokal kesehatan lainnya.

( Baca juga: Selain Indonesia, Ratusan Negara Dukung Penyelidikan Covid-19 )

Meski demikian, Ardern memperingatkan tidak ada yang boleh menganggap Covid-19 telah sepenuhnya dikalahkan dan hilang. Ardern lalu mengatakan, Selandia Baru saat ini hanya memiliki kurang dari 100 kasus aktif setelah penguncian selama tujuh minggu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Indonesia Dorong Keamanan...
Indonesia Dorong Keamanan Pangan, Selandia Baru Komitmen Hadirkan Produk Berkualitas
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Cerita Shakira Kembali...
Cerita Shakira Kembali Bawakan Lagu Anthem Piala Dunia, Harus Membuat Orang Menari
Rekomendasi
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Berita Terkini
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved