Pendeta Ini Dikecam usai Imbau Para Gadis Tutupi Tubuh agar Pria Kontrol Nafsu
Kamis, 25 Februari 2021 - 09:31 WIB
loading...
A
A
A
Joanne juga tidak menanggapi rentetan kritik yang dia terima secara online untuk posting blog tersebut.
Baca juga: Seorang Suami Potong Kemaluan Pria Selingkuhan Istrinya
Entri blog pendeta wanita itu ditulis sebagai tanggapan atas tuduhan pelecehan seksual oleh penginjil Kanada yang terkenal di dunia, Ravi Zacharias, yang meninggal Mei lalu.
Menyusul penyelidikan selama empat bulan, sebuah firma hukum yang disewa oleh Ravi Zacharias International Ministries mengonfirmasi bukti pelecehan seksual serta mengumpulkan ratusan foto dari perempuan muda awal bulan ini.
Joanne mengatakan bahwa berita pelecehan seksual oleh pemimpin Kristen adalah “pengingat untuk mengejar kemurnian dan kesucian”.
Dia juga mengatakan bahwa dia sering menasihati orang untuk menghindari kencan ketika mereka masih muda untuk mengatasi nafsu saat pacaran.
Untuk mengekang hasrat seksual, Joanne menyarankan agar orang-orang berhenti mengikuti akun Instagram dan TikTok eksplisit serta menghapus aplikasi tertentu dan berhenti menonton acara tertentu.
Rekomendasinya memicu kemarahan online, termasuk orang-orang Kristen, yang mengatakan bahwa pendeta itu menyalahkan korban.
Baca juga: Seorang Suami Potong Kemaluan Pria Selingkuhan Istrinya
Entri blog pendeta wanita itu ditulis sebagai tanggapan atas tuduhan pelecehan seksual oleh penginjil Kanada yang terkenal di dunia, Ravi Zacharias, yang meninggal Mei lalu.
Menyusul penyelidikan selama empat bulan, sebuah firma hukum yang disewa oleh Ravi Zacharias International Ministries mengonfirmasi bukti pelecehan seksual serta mengumpulkan ratusan foto dari perempuan muda awal bulan ini.
Joanne mengatakan bahwa berita pelecehan seksual oleh pemimpin Kristen adalah “pengingat untuk mengejar kemurnian dan kesucian”.
Dia juga mengatakan bahwa dia sering menasihati orang untuk menghindari kencan ketika mereka masih muda untuk mengatasi nafsu saat pacaran.
Untuk mengekang hasrat seksual, Joanne menyarankan agar orang-orang berhenti mengikuti akun Instagram dan TikTok eksplisit serta menghapus aplikasi tertentu dan berhenti menonton acara tertentu.
Rekomendasinya memicu kemarahan online, termasuk orang-orang Kristen, yang mengatakan bahwa pendeta itu menyalahkan korban.
Lihat Juga :