Demonstran Tolak Vaksinasi di Australia Jelang Peluncuran Perdana

Minggu, 21 Februari 2021 - 02:02 WIB
loading...
Demonstran Tolak Vaksinasi...
Demonstran menolak vaksinasi Covid-19 di Australia. Foto/EPA
A A A
SYDNEY - Pengunjuk rasa penentang vaksinasi berkumpul di penjuru Australia menjelang peluncuran program vaksinasi virus corona di negara itu.

Protes diadakan di kota-kota besar termasuk Melbourne, Sydney dan Brisbane, dengan para demonstran meneriakkan slogan-slogan seperti "Tubuhku, pilihanku."

“Demonstrasi sebagian besar berlangsung damai, tetapi polisi melakukan beberapa penangkapan di Melbourne,” papar laporan media lokal.

Baca juga: Polisi Tembaki Demonstran Myanmar, Dua Orang tewas di Mandalay

Peluncuran nasional vaksin Pfizer di Australia akan dimulai pada Senin.

Lihat infografis: Indonesia Putuskan untuk Borong 36 Rafale dan 8 F-15EX

Regulator medis Australia awal pekan ini juga memberikan persetujuan sementara untuk vaksin yang dikembangkan AstraZeneca dan Universitas Oxford, yang diharapkan akan diluncurkan bulan depan.



Kedua vaksin tersebut telah menjalani pemeriksaan keamanan yang ekstensif dan telah digunakan di beberapa negara.

“Demonstrasi pada Sabtu (20/2) diikuti beberapa ribu orang secara total,” ungkap badan penyiaran ABC.

Di Melbourne, beberapa pengunjuk rasa bentrok dengan polisi yang menggunakan semprotan merica dan melakukan beberapa penangkapan.

Polisi mengatakan 15 orang akan menerima pemberitahuan hukuman karena melanggar undang-undang Covid-19.

“Lima orang lainnya didakwa karena menolak penangkapan, menghalangi polisi dan menolak memberikan rincian,” ungkap laporan ABC.

Mantan koki selebriti Australia, Pete Evans, yang telah dilarang dari Instagram dan Facebook karena berulang kali membagikan informasi yang salah tentang virus corona, berbicara pada unjuk rasa di Sydney.

Para pengunjuk rasa di sana memegang tanda-tanda yang mengecam peluncuran vaksin.

"Saya tidak peduli, Anda menginginkan vaksinnya, ambil vaksinnya tetapi jangan paksa saya untuk menggunakannya," papar seorang pengunjuk rasa.

Vaksinasi di Australia gratis, tetapi tidak wajib bagi seseorang untuk melakukan vaksinasi.

Australia menargetkan menyuntikkan vaksin pada empat juta orang pada awal Maret.

Kelompok prioritas pada putaran pertama termasuk 700.000 pekerja garis depan di sektor kesehatan, penjaga perbatasan dan panti jompo, bersama dengan penghuni panti jompo.

Australia mencatat hanya di bawah 29.000 kasus virus corona, dan 909 kematian sejak pandemi dimulai.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
Alwi Farhan Juara Australia...
Alwi Farhan Juara Australia Open 2026, Indonesia Bawa Pulang 1 Gelar dan 2 Runner Up
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved