Resmi, AS Kembali ke Kesepakatan Paris

Sabtu, 20 Februari 2021 - 06:09 WIB
loading...
A A A
Kerry bersama dengan penasihat iklim domestik Biden, Gina McCarthy, mempelopori agenda iklim pemerintah, mengkoordinasikan peraturan dan insentif domestik dan internasional yang bertujuan untuk mempercepat penyebaran energi bersih serta transisi dari bahan bakar fosil.

Biden juga telah menandatangani lebih dari selusin perintah eksekutif terkait dengan perubahan iklim, dan telah memobilisasi setiap badan federal untuk membantu membentuk respons pemerintah.

Baca juga: Bergerak Melampaui Kesepakatan Paris, India Tingkatkan Ambisi Iklimnya

Langkah-langkah tersebut akan menjadi tulang punggung tujuan pengurangan emisi Washington berikutnya untuk tahun 2030, atau Kontribusi yang Ditentukan Secara Nasional (NDC), yang akan diumumkan sebelum KTT para pemimpin iklim global di mana Biden akan menjadi tuan rumah pada tanggal 22 April. Konferensi iklim PBB berikutnya adalah pada bulan November di Glasgow.

Kerry tidak mengatakan apa yang akan menjadi target AS tetapi mengatakan itu akan menjadi NDC yang sangat agresif dan kuat yang akan mendapatkan jalan kembali ke dalam legitimasi dalam proses Paris.

Mantan menteri luar negeri itu juga mengatakan bahwa Amerika Serikat bermaksud untuk membawa China ke meja perundingan dalam diplomasi perubahan iklim, bahkan jika ada ketidaksepakatan mengenai hak asasi manusia dan perdagangan dengan penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia itu.

Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat Karen Pierce mengatakan iklim adalah masalah di mana China dapat menjadi mitra yang membantu tetapi China, bersama dengan Rusia, terkadang berperilaku seolah-olah semuanya adalah persaingan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Rudal dan Drone...
Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan Setidaknya 23 Orang di Ukraina
Mengapa Trump Murka...
Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Rekomendasi
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Berita Terkini
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved