Iran Segera Membalikkan Langkah Nuklir Saat AS Cabut Sanksi

Jum'at, 19 Februari 2021 - 18:37 WIB
loading...
A A A
“Tapi pertama-tama mereka harus kembali ke kesepakatan. Kemudian dalam kerangka kesepakatan 2015, mekanisme sinkronisasi langkah pada dasarnya bisa dibicarakan,” ujar pejabat Iran itu.

Washington mengatakan pada Kamis bahwa pihaknya siap berbicara dengan Iran tentang kedua negara kembali ke perjanjian nuklir yang bertujuan mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

"Kami tidak pernah mencari senjata nuklir dan ini bukan bagian dari doktrin pertahanan kami. Pesan kami sangat jelas. Cabut semua sanksi dan beri kesempatan diplomasi," papar pejabat itu.

Teheran telah menetapkan batas waktu 23 Februari bagi Washington untuk mulai mencabut sanksi, jika tidak, Iran akan mengambil langkah terbesarnya untuk melanggar kesepakatan yakni melarang inspeksi mendadak oleh pengawas nuklir PBB, Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Amerika Serikat (AS) dan pihak-pihak Eropa dalam perjanjian itu mendesak Iran untuk menahan diri dari langkah itu dan mengulangi keprihatinan mereka atas tindakan baru-baru ini oleh Teheran untuk memproduksi uranium yang diperkaya hingga 20% dan logam uranium.

“Kami harus menerapkan hukum. Pihak lain harus bertindak cepat dan mencabut sanksi yang tidak adil dan ilegal ini jika mereka ingin Teheran menghormati kesepakatan itu,” papar pejabat itu.

Inspeksi pemberitahuan singkat IAEA, yang dapat menjangkau di mana saja di luar fasilitas nuklir Iran yang dideklarasikan, diamanatkan dalam "Protokol Tambahan" IAEA yang disetujui Iran untuk dihormati berdasarkan kesepakatan.

Iran menandatangani Protokol Tambahan itu pada 2003 tetapi belum meratifikasinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Iran Tembakkan 7 Rudal...
Iran Tembakkan 7 Rudal Balistik ke Kuwait, Balas Serangan AS di Pulau Qeshm dan Goruk
Anak-Anak Muda India...
Anak-Anak Muda India Muak dengan Pemerintah, Bentuk "Partai Kecoak"
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved