China Desak Negara Kaya Berhenti Timbun Vaksin Covid-19

Kamis, 18 Februari 2021 - 21:44 WIB
loading...
China Desak Negara Kaya...
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mendesak negara-negara kaya untuk berhenti menimbun vaksin Covid-19. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Menteri Luar Negeri China, Wang Yi mendesak negara-negara kaya untuk berhenti menimbun vaksin Covid-19. Hal itu disampaikan Wang Yi dalam pertemuan Dewan Keamanan (DK) PBB yang dihadirinya secara virtual.

Wang Yi mengatakan bahwa keputusan negara maju menimbun vaksin buat negara-negara berkembang dan miskin kesulitan untuk mendapatkan vaksin. Baca juga: Meksiko Tangkap Enam Orang Pembuat Vaksin Covid-19 Palsu

“Vaksin memasuki negara berpenghasilan tinggi dengan cepat dan dalam jumlah besar, hanya menyisakan sedikit untuk negara miskin. Hal ini menyebabkan “kesenjangan kekebalan” dan meningkatkan kesenjangan pembangunan antara negara kaya dan miskin," ujarnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (18/2/2021). "

Kita harus bersatu untuk menolak nasionalisme vaksin, mempromosikan distribusi vaksin yang adil dan merata dan, khususnya, membuatnya dapat diakses dan terjangkau oleh negara-negara berkembang, termasuk mereka yang berkonflik," sambungnya.

Dia menuturkan, bekerja sama dalam memerangi Covid19 seharusnya tidak menjadi permainan "zero sum" dan Beijing tidak bermaksud untuk menambah kepentingan geopolitik dalam hal distribusi vaksin.Baca juga: Politikus PDIP Sebut Vaksin Nusantara Lanjut ke Uji Klinis Fase II

Diplomat senior China itu kemudian mengatakan, Beijing berencana untuk memperluas distribusivaksin ke pasukan penjaga perdamaian PBB dan menegaskan pihaknya tidak akan melampirkan persyaratan politik untuk hal ini.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
6 Negara Arab yang Kaya...
6 Negara Arab yang Kaya Raya karena Memiliki Ladang Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved