Iran Bantah Rencanakan Serangan ke Kedubes UEA di Ethiopia

Rabu, 17 Februari 2021 - 23:03 WIB
loading...
Iran Bantah Rencanakan...
Pemandangan kota Addis Ababa, Ethiopia. Foto/REUTERS
A A A
TEHERAN - Iran dengan tegas menolak tuduhan dalam laporan New York Times bahwa Teheran berencana menyerang Kedutaan Besar (Kedubes) Uni Emirat Arab (UEA) di Addis Ababa, Ethiopia .

Pernyataan itu dikeluarkan Kedubes Iran di ibu kota Ethiopia.

"Baik Ethiopia maupun Uni Emirat Arab tidak berbicara tentang keterlibatan Iran dalam masalah ini," ungkap pernyataan Kedubes Iran.

Baca juga: Militer Rusia dan Iran Latihan Perang Gabungan di Samudra Hindia

"Tuduhan tak berdasar ini dibuat outlet media yang memusuhi Republik Islam Iran dan bekerja sebagai agen entitas Zionis (Israel)," papar Kedubes Iran.

Lihat infografis: Rusia Siap Paksa AS Kembali pada Kesepakatan Nuklir

Awal bulan ini, Ethiopia mengatakan telah menangkap lima belas anggota sel bawah tanah dan menyita senjata dan bahan peledak sebagai bagian dari komplotan melawan Kedutaan Besar UEA di Addis Ababa dan Khartoum.



Meski demikian, New York Times (NYT) mengklaim bahwa Iran berada di balik plot tersebut.

Mengutip pejabat Amerika Serikat (AS) dan Israel, surat kabar itu mengatakan bahwa badan intelijen Iran mengaktifkan sel tidur di Addis Ababa akhir tahun lalu untuk mengumpulkan intelijen di Kedubes AS dan Israel di ibu kota Ethiopia.

Menurut laporan NYT, operasi itu adalah bagian dari rencana yang lebih luas oleh Iran untuk membalas dendam atas pembunuhan komandan Iran Qasem Soleimani dengan serangan pesawat tak berawak Amerika tahun lalu, dan pembunuhan Israel terhadap kepala ilmuwan nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh pada November.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved