Menlu Retno: Mekanisme Kawasan Harus Bekerja untuk Bantu Selesaikan Masalah Myanmar

Selasa, 16 Februari 2021 - 17:42 WIB
loading...
Menlu Retno: Mekanisme...
Retno mengatakan, mekanisme kawasan harus bekerja lebih baik untuk menyelesaikan masalah-masalah sulit, termasuk Myanmar. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, mekanisme kawasan harus bekerja lebih baik untuk menyelesaikan masalah-masalah sulit, termasuk Myanmar. Situasi di Myanmar tak kunjung membaik pasca kudeta pada awal Februari.

Berbicara saat menggelar konferensi pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Hungaria, Peter Szijjarto, Retno menuturkan, dia dan Szijjarto melakukan tukar pikiran mengenai perkembangan terkini di Myanmar.

"Saya menyampaikan bahwa bagi Indonesia, keselamatan dan kesejahteraan rakyat Myanmar harus menjadi prioritas utama dan upaya untuk mengamankan berlanjutnya transisi inklusif menuju demokrasi perlu terus dikedepankan," ucap Retno.

"Saya juga menyampaikan bahwa mekanisme kawasan harus dapat bekerja lebih baik, untuk secara konstruktif membantu penyelesaian isu yang sulit ini," sambungnya pada Selasa (16/2/2021).

Dari sejak awal, jelasnya, Indonesia secara konsisten terus menyampaikan kesediaan untuk berkontribusi.Baca juga: Para Tokoh ASEAN Kecam Kudeta Militer di Myanmar

Retno menuturkan, dia juga menyampaikan kepada Szijjarto mengenai intensitas komunikasi yang dia lakukan, antara lain dengan para Menteri Luar Negeri ASEAN, India, Australia, Jepang, Inggris dan Utusan Khusus Sekjen PBB mengenai isu Myanmar.

"Pada hari ini, Insya Allah, saya akan melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dan besok saya juga akan melakukan komunikasi dengan Menteri Luar Negeri China," ungkapnya. Baca juga: Para Diplomat Barat Peringatkan Militer Myanmar: Dunia Sedang Menonton!

"Pada sore hari ini juga, saya akan melakukan kunjungan ke beberapa negara ASEAN, termasuk Brunei Darussalam sebagai ketua dari ASEAN. Sekali lagi, Indonesia akan terus berupaya berkontribusi secara konstruktif," tukasnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Daftar 11 Pemimpin ASEAN...
Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Berita Terkini
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Infografis
Korut akan Kirim 150...
Korut akan Kirim 150 Rudal Balistik untuk Bantu Perang Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved