Ayahnya Jual Sperma 500 Kali, Pria Ini Takut Bakal Kencani Saudara Kandung
Senin, 15 Februari 2021 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
"Saat saya menjelajahi Tinder, saya tidak benar-benar tahu siapa yang berhubungan dengan saya atau tidak," imbuh dia. Tinder adalah aplikasi kencan.
"Akan selalu ada momok yang tidak diketahui yang tersisa di atas saya dalam hubungan intim. Tanpa menguji semua pasangan saya secara genetik, saya tidak akan pernah memiliki kepastian 100 persen bahwa kami tidak terkait."
Baca juga: Iran Uji Coba Rudal Pintar dengan Jangkauan 300 Km
"Orang-orang mengatakan inses secara statistik tidak mungkin, tetapi bukankah tidak mungkin saya pergi ke sekolah dengan saudara lelaki saya?," ujar Fors.
"Dia dua tahun lebih dulu di sekolah. Jadi meskipun orang mengatakan kemungkinan inses yang tidak disengaja rendah, saya masih harus hidup dalam keadaan ketakutan yang konstan," papar.
"Saudara saya yang lain memiliki pengalaman serupa. Dua di antaranya tinggal dalam jarak dua blok satu sama lain."
Fors mengatakan bahwa setiap saudara kandungnya yang tidak dikenal bahkan mungkin tidak tahu bahwa mereka adalah anak seorang pendonor sperma.
Upaya Fors untuk melacak keluarganya tumbuh dari keinginan untuk mengetahui siapa ayahnya selama masa kecilnya.
"Akan selalu ada momok yang tidak diketahui yang tersisa di atas saya dalam hubungan intim. Tanpa menguji semua pasangan saya secara genetik, saya tidak akan pernah memiliki kepastian 100 persen bahwa kami tidak terkait."
Baca juga: Iran Uji Coba Rudal Pintar dengan Jangkauan 300 Km
"Orang-orang mengatakan inses secara statistik tidak mungkin, tetapi bukankah tidak mungkin saya pergi ke sekolah dengan saudara lelaki saya?," ujar Fors.
"Dia dua tahun lebih dulu di sekolah. Jadi meskipun orang mengatakan kemungkinan inses yang tidak disengaja rendah, saya masih harus hidup dalam keadaan ketakutan yang konstan," papar.
"Saudara saya yang lain memiliki pengalaman serupa. Dua di antaranya tinggal dalam jarak dua blok satu sama lain."
Fors mengatakan bahwa setiap saudara kandungnya yang tidak dikenal bahkan mungkin tidak tahu bahwa mereka adalah anak seorang pendonor sperma.
Upaya Fors untuk melacak keluarganya tumbuh dari keinginan untuk mengetahui siapa ayahnya selama masa kecilnya.
Lihat Juga :