Trump Sebut Sidang Pemakzulannya sebagai Babak Baru 'Perburuan Penyihir'

Senin, 15 Februari 2021 - 04:11 WIB
loading...
Trump Sebut Sidang Pemakzulannya...
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menggambarkan persidangan pemakzulannya sebagai fase lain dalam perburuan penyihir yang sedang berlangsung. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menggambarkan persidangan pemakzulannya sebagai fase lain dalam perburuan penyihir yang sedang berlangsung. Hal itu diungkapkan Trump dalam sebuah surat yang diterbitkan NBC.

"Ini telah menjadi fase lain dari perburuan penyihir terbesar dalam sejarah negara kita. Tidak ada presiden yang pernah mengalami hal seperti itu," kata Trump, seperti dilansir Tass pada Senin (15/2/20210).

"Ini adalah komentar yang menyedihkan di zaman kita bahwa satu partai politik di Amerika diberikan izin bebas untuk merendahkan supremasi hukum, memfitnah penegakan hukum, menyemangati massa, memaafkan perusuh, dan mengubah keadilan menjadi alat pembalasan politik dan menganiaya, daftar hitam, batalkan, dan tekan semua orang dan sudut pandang dengan siapa atau yang tidak mereka setujui," sambungnya.

Trump menyatakan dirinya sebagai pejuang penegakan hukum yang teguh, pahlawan penegakan hukum dan hak orang Amerika untuk secara damai, dan terhormat memperdebatkan masalah-masalah tanpa kedengkian dan tanpa kebencian.

Pada saat yang sama, dia mengatakan alasan di balik persidangan pemakzulannya adalah fakta bahwa lawan politiknya tidak bisa melupakan hampir 75 juta orang yang memilihnya dalam pemilihan presiden tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Houthi Bakal Blokade...
Houthi Bakal Blokade Pelabuhan Saudi, Apa Dampaknya bagi Pasokan Energi Global?
Rekomendasi
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Tamara Tyasmara Mimpi...
Tamara Tyasmara Mimpi Didatangi Dante, Lalu Temukan Fakta Ini
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved