Kasus Infeksi Baru Ditemukan, Selandia Baru 'Kunci' Auckland

Minggu, 14 Februari 2021 - 23:40 WIB
loading...
Kasus Infeksi Baru Ditemukan,...
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern mengumumkan penguncian tiga hari di kota Auckland, setelah adanya tiga kasus infeksi Covid-19 baru di kota tersebut. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Perdana Menteri Selandia Baru , Jacinda Ardern mengumumkan penguncian tiga hari di kota Auckland, yang merupakan kota terbesar di negara itu. Langkah ini diambil setelah adanya tiga kasus infeksi Covid-19 baru di kota tersebut.

Tiga kasus Covid-19 baru adalah yang pertama di negara itu sejak 24 Januari, ketika seorang pelancong yang kembali dinyatakan positif setelah meninggalkan karantina.Baca juga: Selandia Baru Menginspirasi Teten, Koperasi Peternak Sapi Harus Punya Pengolahan Susu

Ardern mengatakan, pembatasan tingkat tiga, yang mengharuskan semua orang untuk tinggal di rumah kecuali untuk belanjadan bekerja, akan diterapkan. Ini mengulangi pendekatan hati-hati yang telah diambil Selandia Baru selama setahun terakhir dalam memberantas pandemi.

Menteri Penanggulangan Covid-19 Selandia Baru, Chris Hipkins, mengatakan tiga kasus baru adalah pasangan dan anak perempuan mereka di Auckland. Pengujian genomik, jelasnya, sedang dilakukan untuk melihat apakah infeksi ituterkait dengan varian baru yang sangat menular.

"Sistem kami telah beraksi. Kami mengumpulkan semua fakta secepat kami bisa. Dan sistem yang melayani kami dengan sangat baik di masa lalu benar-benar bersiap untuk melakukannya lagi," kata Hipkins, seperti dilansir Channel News Asia pada Minggu (14/2/2021).

"Otoritas kesehatan masih bekerja untuk mencari tahu bagaimana keluarga itu tertular virus dan apakah Covid-19 bisa ada di komunitas atau apakah ini awal dari apa yang bisa menjadi rantai penularan," sambungnya.

Sebagai tindakan pencegahan, jelasnya, sekolah menengah tempat pasien sekolah itu akan ditutup sementara, dengan fasilitas pengujian Covid-19 akan didirikan di sana.Baca juga: Selandia Baru Buka Perbatasan dengan Australia Tahun Depan

Dia menambahkan, maskapai juga telah dihubungi, karena wanita dalam keluarga yang terinfeksi bekerja untuk perusahaan katering maskapai penerbangan, LSG Sky Chefs, di mana dia kebanyakan bekerja di fasilitas binatu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved