Buru Demonstran, Militer Myanmar Berlakukan Aturan Tamu Harap Lapor
Minggu, 14 Februari 2021 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
Junta militer Myanmar pada hari Sabtu juga menangguhkan undang-undang yang membatasi pasukan keamanan untuk menahan tersangka atau menggeledah properti pribadi tanpa persetujuan pengadilan. Junta militer juga memerintahkan penangkapan pendukung terkenal dari protes massal terhadap kudeta bulan ini.
Kudeta yang dilakukan militer Myanmar telah memicu aksi protes jalanan terbesar dalam lebih dari satu dekade dan telah dikecam oleh negara-negara Barat, dengan Amerika Serikat (AS) mengumumkan beberapa sanksi terhadap para jenderal yang berkuasa dan negara-negara lain juga mempertimbangkan tindakan serupa.
Baca juga: Bertanggung Jawab Atas Kudeta, AS Sanksi 10 Pejabat Myanmar
Ketika protes anti-kudeta bermunculan lagi di kota terbesar Yangon, Ibu Kota Naypyitaw dan di tempat lain pada hari Sabtu, militer mengatakan surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk tujuh kritikus terkenal terhadap pemerintahan militer atas komentar mereka di media sosial.
"Orang-orang harus memberi tahu polisi jika mereka melihat salah satu dari mereka yang disebutkan namanya dan akan dihukum jika mereka melindungi mereka," tim informasi True News tentara mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (14/2/2021).
Kudeta yang dilakukan militer Myanmar telah memicu aksi protes jalanan terbesar dalam lebih dari satu dekade dan telah dikecam oleh negara-negara Barat, dengan Amerika Serikat (AS) mengumumkan beberapa sanksi terhadap para jenderal yang berkuasa dan negara-negara lain juga mempertimbangkan tindakan serupa.
Baca juga: Bertanggung Jawab Atas Kudeta, AS Sanksi 10 Pejabat Myanmar
Ketika protes anti-kudeta bermunculan lagi di kota terbesar Yangon, Ibu Kota Naypyitaw dan di tempat lain pada hari Sabtu, militer mengatakan surat perintah penangkapan telah dikeluarkan untuk tujuh kritikus terkenal terhadap pemerintahan militer atas komentar mereka di media sosial.
"Orang-orang harus memberi tahu polisi jika mereka melihat salah satu dari mereka yang disebutkan namanya dan akan dihukum jika mereka melindungi mereka," tim informasi True News tentara mengatakan dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Minggu (14/2/2021).
Lihat Juga :