Diputus Bebas, Trump: Gerakan MAGA Baru Saja Dimulai
Minggu, 14 Februari 2021 - 09:53 WIB
loading...
A
A
A
Manajer pemakzulan DPR AS gagal mencapai dua pertiga mayoritas yang dibutuhkan untuk menghukum Trump atas dugaan hasutan terkait kerusuhan di gedung Capitol 6 Januari lalu. Senat memberikan suara 57-43 pada hari Sabtu untuk mendukung pemakzulan, kurang 10 suara yang dibutuhkan.
Baca juga: Meski Bersatu, Republik Gagal Hadang Sidang Pemakzulan Trump
Partai Demokrat berhasil memenangkan dua suara Partai Republik lebih banyak daripada ketika Senat memberikan suara pada akhir Januari untuk melanjutkan persidangan atau tidak, menolak mosi Senator Rand Paul dari Partai Republik yang menuduh bahwa inkonstitusional untuk berusaha menghukum Trump setelah lengser dan telah menjadi warga negara.
Lima senator Partai Republik yang memilih untuk mengadakan persidangan juga memilih untuk menghukum Trump. Mereka bergabung dengan dua senator Partai Republik lainnya.
Ada laporan bahwa Trump mempertimbangkan untuk membentuk sebuah partai politik baru, tetapi spekulasi ini berhenti setelah mantan presiden itu bertemu dengan pemimpin minoritas DPR Kevin McCarthy dari Partai Republik pada akhir bulan lalu. Ia pun setuju untuk membantu partai tersebut mengambil kembali kendali Kongres dalam pemilu sela 2022.
Baca juga: Lengser, Trump Dilaporkan Bakal Bikin Partai Baru
Baca juga: Meski Bersatu, Republik Gagal Hadang Sidang Pemakzulan Trump
Partai Demokrat berhasil memenangkan dua suara Partai Republik lebih banyak daripada ketika Senat memberikan suara pada akhir Januari untuk melanjutkan persidangan atau tidak, menolak mosi Senator Rand Paul dari Partai Republik yang menuduh bahwa inkonstitusional untuk berusaha menghukum Trump setelah lengser dan telah menjadi warga negara.
Lima senator Partai Republik yang memilih untuk mengadakan persidangan juga memilih untuk menghukum Trump. Mereka bergabung dengan dua senator Partai Republik lainnya.
Ada laporan bahwa Trump mempertimbangkan untuk membentuk sebuah partai politik baru, tetapi spekulasi ini berhenti setelah mantan presiden itu bertemu dengan pemimpin minoritas DPR Kevin McCarthy dari Partai Republik pada akhir bulan lalu. Ia pun setuju untuk membantu partai tersebut mengambil kembali kendali Kongres dalam pemilu sela 2022.
Baca juga: Lengser, Trump Dilaporkan Bakal Bikin Partai Baru
Lihat Juga :