Lengser, Trump Dilaporkan Bakal Bikin Partai Baru

loading...
Lengser, Trump Dilaporkan Bakal Bikin Partai Baru
Presiden Amerika Serikat (AS) yang akan lengser, Donald Trump, dilaporkan akan membentuk partai baru yang diberinama Partai Patriot. Foto/mynews13.com
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) yang akan lengser, Donald Trump , dilaporkan telah membahas rencananya setelah keluar dari Gedung Putih. Trump dilaporkan akan membuat partai baru yang diberinama Partai Patriot, sebagai upaya untuk terus memberikan pengaruh setelah dia meninggalkan Gedung Putih.

"Trump membahas masalah ini dengan beberapa ajudan dan orang lain yang dekat dengannya minggu lalu," tulis Wall Street Journal mengutip sejumlah sumber yang mengetahui hal tersebut, Rabu (20/1/2021).

Rencana ini muncul ke permukaan setelah Trump berselisih dengan beberapa pemimpin Partai Republik dalam beberapa hari terakhir, termasuk dengan Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell. Perselisihan ini terkait dengan cara Trump menangani pendukungnya pada saat aksi demonstrasi yang berujung pada penyerbuan ke Gedung Capitol pada 6 Januari lalu.





McConnell mengatakan Trump pantas disalahkan karena memprovokasi kerusuhan yang menewaskan lima orang di Gedung Capitol. Trump sendiri pada akhirnya mengutuk kerusuhan tersebut dalam pidato beberapa jam setelah DPR AS memakzulkannya.

Belum diketahui seberapa serius Trump mewujudkan niatannya itu, yang akan membutuhkan investasi waktu dan sumber daya yang signifikan. Trump sendiri tidak memiliki basis pendukung yang besar, beberapa diantaranya tidak terlaku terlibat dalam politik Partai Republik sebelum ia memulai kampanye menjadi presiden pada 2016 lalu.

Lengser, Trump Dilaporkan Bakal Bikin Partai Baru




Pihak ketiga biasanya gagal menarik cukup dukungan untuk memainkan peran utama dalam pemilihan nasional. Setiap upaya untuk memulai partai baru kemungkinan akan menghadapi oposisi yang intens dari pejabat partai Republik, yang akan marah karena Trump akan menggerogoti dukungan dari kandidat Partai Republik. Jajak pendapat menunjukkan Trump mempertahankan dukungan yang kuat di antara pemilih kelas atas Partai Republik.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top