Melbourne Mulai Lockdown, Tak Ada Kerumunan di Australia Open
Minggu, 14 Februari 2021 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Melbourne tahun lalu mengalami penutupan selama 111 hari, salah satu yang paling ketat dan terpanjang di dunia pada saat itu. Langkah itu untuk membendung wabah virus corona yang menyebabkan lebih dari 800 kematian.
“Ini adalah akhir pekan tersibuk dalam setahun bagi kami. Saya duduk di sini dan melakukan 178 panggilan telepon yang memilukan untuk melihat apakah saya bisa membuat mereka memesan ulang,” ujar Will Baa, pemilik Lover, restoran di distrik trendi Windsor.
“Hanya semoga saja itu hanya berlangsung dalam waktu singkat lima hari,” papar dia.
Secara lebih luas, Australia dinilai paling sukses di dunia dalam mengatasi pandemi. Hal ini karena lockdown ketat dan perbatasan yang ditutup untuk semua kecuali beberapa pelancong.
Dengan jumlah penduduk 25 juta, telah terjadi sekitar 22.200 kasus komunitas dan 909 kematian.
Selandia Baru pada Sabtu melaporkan satu kematian seorang pasien dengan COVID-19. Kasus itu belum termasuk dalam total 25 kematian akibat COVID-19 di negara itu.
“Ini adalah akhir pekan tersibuk dalam setahun bagi kami. Saya duduk di sini dan melakukan 178 panggilan telepon yang memilukan untuk melihat apakah saya bisa membuat mereka memesan ulang,” ujar Will Baa, pemilik Lover, restoran di distrik trendi Windsor.
“Hanya semoga saja itu hanya berlangsung dalam waktu singkat lima hari,” papar dia.
Secara lebih luas, Australia dinilai paling sukses di dunia dalam mengatasi pandemi. Hal ini karena lockdown ketat dan perbatasan yang ditutup untuk semua kecuali beberapa pelancong.
Dengan jumlah penduduk 25 juta, telah terjadi sekitar 22.200 kasus komunitas dan 909 kematian.
Selandia Baru pada Sabtu melaporkan satu kematian seorang pasien dengan COVID-19. Kasus itu belum termasuk dalam total 25 kematian akibat COVID-19 di negara itu.
(sya)
Lihat Juga :