Melbourne Mulai Lockdown, Tak Ada Kerumunan di Australia Open

Minggu, 14 Februari 2021 - 04:04 WIB
loading...
A A A
"Itu terkandung dalam pengertian itu. Ada kekhawatiran di Victoria tentang penyebaran ke masyarakat," ungkap Kepala Petugas Medis Australia Paul Kelly.

Jalan-jalan di pusat kota Melbourne, ibu kota negara bagian itu, dan pinggiran kota hampir kosong pada Sabtu, dengan orang-orang diperintahkan tinggal di rumah.

Pengecualian hanya untuk berbelanja kebutuhan pokok, dua jam olahraga di luar ruangan, pengasuhan, atau pekerjaan yang tidak dapat dilakukan dari rumah.

Di antara pekerjaan "penting", bertanding di Australia Open, acara tenis Grand Slam pertama tahun ini yang berlangsung hingga 21 Februari, terus berlanjut. Namun para penggemar dilarang menonton sampai Rabu.

Ribuan orang terpaksa meninggalkan pertandingan tengah malam sebelum tengah malam pada Jumat.

Para pemain merindukan keramaian penonton.

“Itu agak mengganggu, dalam beberapa hal menyedihkan. Saya hanya mencoba fokus pada permainan saya,” ungkap Elina Svitolina setelah memenangkan pertandingan ronde ketiganya.

Penguncian terjadi tepat ketika Melbourne bersiap akhir pekan terbesar dalam hampir setahun, dengan perayaan Tahun Baru Imlek, Hari Valentine, dan kerumunan Australia Open.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini dan Sekutunya Kembangkan Drone Bawah Laut
Rusia Sebut Tetangga...
Rusia Sebut Tetangga Indonesia Ini Bisa Menjadi Markas Senjata Nuklir AS
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Helikopter Perusahaan...
Helikopter Perusahaan Minyak Arab Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Rekomendasi
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved