Saat Dipenjara, Aktivis Perempuan Saudi Disebut Dipaksa Lakukan Tindakan Seks

Jum'at, 12 Februari 2021 - 02:29 WIB
loading...
A A A
"Tetapi ketika dia di penjara, beberapa sumber melaporkan bahwa Loujain Al-Hathloul... telah dipaksa untuk mencium dan melakukan tindakan seks lainnya pada interogator," tulis Helena Kennedy, seorang pengacara Inggris dan pembela HAM, dalam sebuah laporan yang dikeluarkan bulan November tahun lalu ketika Arab Saudi mengadakan KTT G-20 virtual, seperti dikutip AP, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: Pangkalannya Kembali Kebobolan, Militer Israel Dipermalukan

Dari balik jeruji besi, al-Hathloul melancarkan aksi mogok makan untuk memprotes kondisi penjaranya dan bergabung dengan aktivis perempuan lainnya dalam memberikan kesaksian kepada hakim bahwa dia disiksa dan diserang secara seksual oleh pria bertopeng selama interogasi. Para wanita tersebut melaporkan bahwa mereka dicambuk, disetrum, dan disiram air. Beberapa mengatakan mereka diraba-raba dan diancam dengan pemerkosaan. Namun, pemerintah Arab Saudi menyangkal bahwa ada tahanan yang dianiaya.

Keluarga Al-Hathloul mengatakan bahwa pengadilan banding pada hari Selasa menolak klaim penyiksaannya, dengan alasan kurangnya bukti. Sementara beberapa aktivis dan keluarga mereka dipaksa untuk bungkam. Saudara kandung al-Hathloul yang tinggal di Amerika Serikat (AS) dan Eropa telah meluncurkan kampanye penting yang menyerukan pembebasannya.

Dalam konferensi pers pada hari Kamis, Lina al-Hathloul—salah satu saudara perempuan aktivis tersebut—mengatakan Loujain al-Hathloul mengatakan kepada orang tuanya melalui panggilan telepon dari penjara bahwa dia baik-baik saja, tetapi pada kenyataannya dia memiliki perangkat sengatan listrik yang terpasang di telinganya.

Menurut keluarganya, meskipun dia dibebaskan, Loujain al-Hathloul akan tetap hidup dalam kondisi pengawasan yang ketat, termasuk larangan perjalanan lima tahun dan masa percobaan tiga tahun.

"Loujain ada di rumah, tapi dia tidak bebas. Pertarungan belum berakhir," tulis Lina al-Houthal di Twitter. "Saya tidak sepenuhnya senang tanpa pembebasan semua tahanan politik."

Menurut BBC, keluarganya sekarang akan menuntut keadilan bagi para penyiksa Loujain al-Houthloul.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Murka Inggris Beri...
Iran Murka Inggris Beri Izin AS Gunakan Pangkalan Militer Serang Wilayahnya: Tanggung Akibatnya!
Rekomendasi
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved