Menteri Intelijen Iran: Personil Militer Terlibat Pembunuhan Fakhrizadeh
Rabu, 10 Februari 2021 - 23:01 WIB
loading...
Prosesi pemakaman pakar nuklir Iran Mohsen Fakhrizadeh. Foto/REUTERS
A
A
A
TEHERAN - Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi mengatakan seorang anggota pasukan bersenjata Iran terlibat dalam pembunuhan kepala ilmuwan nuklir, Mohsen Fakhrizadeh, pada November.
Saat berbicara di televisi pemerintah, Alavi mengatakan dinas intelijen Iran telah memperingatkan angkatan bersenjata tentang kemungkinan pembunuhan dua bulan sebelum terjadi, namun tidak ada tindakan yang diambil.
Rincian di mana Fakhrizadeh akan dibunuh juga diberikan kepada angkatan bersenjata lima hari sebelum serangan itu, tetapi karena ilmuwan nuklir itu bekerja untuk angkatan bersenjata, dinas intelijen tidak melakukan pekerjaan lebih lanjut terkait rencana pembunuhan itu.
Baca juga: Jenderal Intelijen Israel: Iran Bisa Membuat Bom Nuklir dalam Dua Tahun
"Kami meminta angkatan bersenjata menunjuk perwakilan untuk menyelidiki kemungkinan bahwa serangan akan dilakukan terhadap Fakhrizadeh, tetapi pembunuhan itu terjadi sebelum seorang wakil dipilih," papar dia.
Lihat infografis: Iran Luncurkan 340 Kapal Cepat Baru yang Dilengkapi Rudal
Menteri Intelijen Iran mencatat bahwa dinas intelijen Iran tidak tahu kapan pembunuhan itu akan terjadi.
Saat berbicara di televisi pemerintah, Alavi mengatakan dinas intelijen Iran telah memperingatkan angkatan bersenjata tentang kemungkinan pembunuhan dua bulan sebelum terjadi, namun tidak ada tindakan yang diambil.
Rincian di mana Fakhrizadeh akan dibunuh juga diberikan kepada angkatan bersenjata lima hari sebelum serangan itu, tetapi karena ilmuwan nuklir itu bekerja untuk angkatan bersenjata, dinas intelijen tidak melakukan pekerjaan lebih lanjut terkait rencana pembunuhan itu.
Baca juga: Jenderal Intelijen Israel: Iran Bisa Membuat Bom Nuklir dalam Dua Tahun
"Kami meminta angkatan bersenjata menunjuk perwakilan untuk menyelidiki kemungkinan bahwa serangan akan dilakukan terhadap Fakhrizadeh, tetapi pembunuhan itu terjadi sebelum seorang wakil dipilih," papar dia.
Lihat infografis: Iran Luncurkan 340 Kapal Cepat Baru yang Dilengkapi Rudal
Menteri Intelijen Iran mencatat bahwa dinas intelijen Iran tidak tahu kapan pembunuhan itu akan terjadi.
Lihat Juga :