Hamas dan Fatah Sepakati Prosedur Pemilu Palestina

Rabu, 10 Februari 2021 - 08:09 WIB
loading...
Hamas dan Fatah Sepakati...
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyerahkan keputusan pemilihan umum kepada Ketua Komite Pemilihan Pusat Palestina Hana Naser di Ramallah, Tepi Barat yang diduduki Israel pada 15 Januari 2021. Foto/US News
A A A
GAZA - Lewat sebuah pernyataan bersama, faksi-faksi yang saling bersaing di Palestina menyetujui langkah-langkah yang bertujuan untuk memastikan pemilihan umum Palestina diadakan seperti yang direncanakan pada akhir tahun ini. Keduanya juga berjanji untuk menghormati hasil pemilu.

Ini akan menjadi pemilu pertama Palestina dalam 15 tahun terakhir di tengah keretakan yang dalam antara kelompok nasionalis Fatah pimpinan Presiden Mahmoud Abbas dan gerakan Islam Hamas .

Dua faksi dominan di Palestina - Fatah memegang kekuasaan di Tepi Barat, dan Hamas berkuasa di Gaza - berkumpul pada Senin untuk melakukan pembicaraan di Kairo, Mesir, guna mempersiapkan pemilihan parlemen pada 22 Mei dan pemilihan presiden pada 31 Juli mendatang.



Sebuah pernyataan bersama di akhir sesi selama dua hari itu mengatakan bahwa kedua kelompok dan 12 faksi Palestina lainnya, termasuk gerakan militan Jihad Islam, berjanji untuk mematuhi jadwal pemungutan suara dan menghormati serta menerima hasilnya.

Pada pembicaraan di Kairo, menurut pernyataan tersebut, kelompok-kelompok yang berselisih itu menyetujui pembentukan sebuah pengadilan pemilu, dengan hakim dari Tepi Barat, Gaza dan Yerusalem Timur, untuk memutuskan dalam setiap sengketa hukum pemilihan.

Dikatakan polisi Fatah akan menjaga tempat pemungutan suara di Tepi Barat dan polisi Hamas akan ditempatkan di Gaza, yang secara efektif membekukan layanan keamanan yang lebih rahasia yang kehadirannya dapat mengintimidasi para pemilih.

Baca juga: Hamas Gelar Pemilu Internal Seiring Persiapan Pemilu Nasional Palestina

Fatah dan Hamas juga setuju untuk membebaskan para tahanan yang ditahan atas dasar politik di Tepi Barat dan Gaza dan memungkinkan kampanye tak terbatas seperti dilansir dari Reuters, Rabu (10/2/2021).

Meski begitu ada keraguan yang meluas bahwa pemilu akan terjadi.

Banyak warga Palestina percaya bahwa pemilu merupakan upaya Abbas untuk menunjukkan kredensial demokratisnya kepada Presiden Amerika Serikat (AS) yang baru Joe Biden, dengan siapa dia ingin mengatur ulang hubungan setelah mereka mencapai titik terendah di bawah Donald Trump.

Abbas (85) pada Januari lalu mengumumkan tanggal pemilihan umum, dan dia diperkirakan akan mencalonkan diri.

Baca juga: Pertama dalam 15 Tahun, Abbas Umumkan Pemilu Palestina

Ada 2,8 juta pemilih yang memenuhi syarat di Gaza dan Tepi Barat. Pemungutan suara terakhir, pada tahun 2006, berakhir dengan kemenangan mengejutkan Hamas dalam pemilihan parlemen pertamanya. Kenyataan itu membentuk perebutan kekuasaan antara Hamas di Gaza dan Fatah di Tepi Barat.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Berita Terkini
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved