Turki Dukung Pengiriman Bahan Baku Masker ke Indonesia

Jum'at, 17 April 2020 - 18:30 WIB
loading...
Turki Dukung Pengiriman...
Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, pemerintah Turki telah mendukung impor bahan baku masker ke Indonesia. Foto/Kemlu RI
A A A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, pemerintah Turki telah mendukung impor bahan baku masker ke Indonesia. Turki sejatinya telah menutup keran pengiriman bahan-bahan medis ke luar negeri, setelah adanya peningkatan kasus infeksi Covid-19.

Retno menuturkan, Duta Besar Indonesia di Ankara, Lalu Muhammad Iqbal, terus melakukan komunikasi dengan pemerintah dan otoritas di Turki. Dari komunikasi dengan Iqbal, Retno menyebut, pemerintah Turki telah menyatakan dukungan untuk fasilitas impor bahan baku pembuatan masker ke Indonesia.

"Diperoleh informasi bahwa sejauh ini pemerintah Turki telah memberikan dukungan fasilitas bagi impor bagi bahan-bahan baku pembuatan masker di Indonesia, yang dinamakan meltblown. Meltblown ini adalah bahan baku yang diperlukan untuk pembuatan masker dan ada beberapa hal lain yang terus kita fasilitasi," ucapnya.

Sementara itu, Iqbal melalui pesan singkat kepada awak media membenarkan bahwa pemerintah Turki siap fasilitasi impor bahan baku masker ke Indonesia.

Iqbal menuturkan, Turki masih produksi dalam jumlah besar masker dan bahan masker, PCR test kit, PCR, ventilator, APD, sanitizer dan lain-lain. Tapi sejak awal maret Ankara keluarkan larangan export karena untuk penuhi kebutuhan dalam negeri.

"Untuk bantuan, yang sejauh ini mereka sudah kirim ke 34 negara. Yang dibutuhkan Indonesia adalah pengecualian untuk impor beberapa produk itu. Pemerintah Turki akan fasilitasi," ujarnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Indonesia Perkuat Kerja...
Indonesia Perkuat Kerja Sama Sosial Ekonomi Perbatasan dengan Malaysia
Dahsyatnya Gempa M7,8...
Dahsyatnya Gempa M7,8 di Filipina, Dasar Laut Terangkat 2 Meter Terumbu Karang Menyembul
Rekomendasi
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved