Peretas Korut Curi Dana Lebih dari Rp4,2 Triliun

Selasa, 09 Februari 2021 - 14:57 WIB
loading...
A A A
Tidak jelas kapan laporan ini akan dirilis. Kebocoran sebelumnya telah membuat marah China dan Rusia, keduanya anggota Dewan Keamanan PBB, yang menyebabkan kebuntuan dan penundaan diplomatik.

Misi Korut ke PBB tidak menanggapi permintaan komentar dari CNN, tetapi klaim dalam laporan tersebut sejalan dengan rencana baru-baru ini yang ditetapkan oleh Kim. Pada pertemuan politik penting bulan lalu, Kim mengatakan bahwa Korut akan bekerja untuk mengembangkan senjata baru yang canggih untuk program nuklir dan misilnya, seperti senjata nuklir taktis dan hulu ledak canggih yang dirancang untuk menembus sistem pertahanan rudal untuk melindungi Amerika Serikat (AS), meskipun ada hubungan baik dengan mantan Presiden AS Donald Trump.

Baca juga: Nelayan Tidak Bisa Beroperasi, Korut Kekurangan Pasokan Ikan

Trump berusaha membuat Kim berhenti mengejar senjata nuklir melalui diplomasi tingkat tinggi, bertaruh bahwa keterampilan negosiasinya dapat membantunya mencapai kegagalan Presiden sebelumnya. Trump menjadi presiden AS pertama yang bertemu dengan seorang Pemimpin Korut pada tahun 2018 dan kemudian bertemu dengannya dua kali lagi, tetapi gagal meyakinkan diktator muda Korut itu untuk berhenti mengejar senjata nuklir.

Belum diketahui bagaimana Presiden AS yang baru, Joe Biden, akan bersikap terkait permasalahan Korut, meskipun para pembantunya telah menjelaskan bahwa sekutu mereka macam Korea Selatan (Korsel) dan Jepang akan sangat berpengaruh. Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Biden, mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah sedang melakukan tinjauan kebijakan dan bahwa dia tidak akan "mendahului tinjauan itu" di depan umum.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved