New Zealand Tangguhkan Hubungan dengan Myanmar, Larang Kunjungan Para Jenderal
Selasa, 09 Februari 2021 - 12:43 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Luar Negeri Nanaia Mahuta dalam pernyataan terpisah mengatakan Selandia Baru tidak mengakui keabsahan pemerintah yang dipimpin militer dan meminta militer segera membebaskan semua pemimpin politik yang ditahan serta memulihkan pemerintahan sipil.
Mahuta mengatakan pemerintah juga telah setuju untuk menerapkan larangan perjalanan, yang akan diresmikan dalam minggu mendatang, pada para pemimpin militer Myanmar.
Baca juga: Jenderal Pengudeta Suu Kyi Muncul, Janjikan Pemilu Baru Myanmar
Sementara itu, pemimpin militer Myanmar telah berjanji akan mengadakan pemilu baru dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang. Pengumuman itu dibuat dalam upaya menenangkan protes yang meningkat terhadap kudeta militer yang menggulingkan pemerintah sipil Aung San Suu Kyi.
Mahuta mengatakan pemerintah juga telah setuju untuk menerapkan larangan perjalanan, yang akan diresmikan dalam minggu mendatang, pada para pemimpin militer Myanmar.
Baca juga: Jenderal Pengudeta Suu Kyi Muncul, Janjikan Pemilu Baru Myanmar
Sementara itu, pemimpin militer Myanmar telah berjanji akan mengadakan pemilu baru dan menyerahkan kekuasaan kepada pemenang. Pengumuman itu dibuat dalam upaya menenangkan protes yang meningkat terhadap kudeta militer yang menggulingkan pemerintah sipil Aung San Suu Kyi.
(min)
Lihat Juga :