Penerapan Prokes dan Jaga Jarak Membuat Jumlah Kasus Flu Menurun Tajam

Minggu, 07 Februari 2021 - 01:00 WIB
loading...
Penerapan Prokes dan...
Ilustrasi
A A A
ABU DHABI - Para dokter di Uni Emirat Arab (UEA) menyatakan, jumlah orang yang menderita flu musiman anjlok tahun ini. Hal ini karena meningkatnya praktik kebersihan dan keselamatan kesehatan untuk membatasi penyebaran Covid-19 .

Biasanya, pada kurun Desember, Januari, dan Februari merupakan puncak flu musiman. Tapi, para ahli kesehatan mengatakan, kasusnya telah menurun drastis tahun ini.

Baca: Flu Biasa Membunuh 60 Kali Lebih Banyak dari Corona, Mitos atau Fakta?

Pankaj Tardeja, kepala departemen dan dokter spesialis anak di Rumah Sakit Khusus NMC, Al Ain, adalah satu di antara ahli kesehatan yang telah menyaksikan penurunan pasien yang menderita flu musiman.

Dia berkata, mengingat flu dan COVID-19 serupa sifatnya, di mana keduanya disebarkan melalui penularan dari manusia ke manusia. Saat orang mengambil langkah untuk membatasi kemungkinan tertular virus Corona, kasus flu telah menurun.

“Tindakan kesehatan masyarakat, seperti membersihkan tangan dengan benar, etika pernapasan yang baik, penggunaan masker, jarak sosial, tetap di dalam ruangan telah membatasi penyebaran virus, termasuk virus flu,” ucapnya, seperti dilansir Al Arabiya.

Baca: Musim Hujan, Perlukah Vaksin untuk Hindari Flu?

"Selain itu, tindakan pencegahan yang diambil di sekolah, pembibitan, pusat penitipan anak, dan pusat komunitas untuk Covid-19 sebagai imbalannya dapat menahan penyebaran flu musiman," sambungnya.

Tardeja mengatakan, kampanye di seluruh UEA untuk mendorong masyarakat umum dalam mengambil vaksin influenza juga telah membantu mengurangi jumlah kasus flu.

"Secara umum, pandemi telah memupuk kebiasaan makan yang lebih baik dan bergizi yang kembali membantu membangun kekebalan terhadap berbagai penyakit," ujarnya. Menurutnya, pada akhirnya, pandemi tersebut menyebabkan praktik kesehatan masyarakat yang lebih baik.

Baca: 5 Hal yang Wajib Dilakukan Apabila Terinfeksi Flu

Siddeg Fadul, seorang spesialis pengobatan keluarga di Rumah Sakit Internasional Bareen, setuju dengan pendapat tersebut.

“Untuk memperlambat penyebaran COVID-19, banyak negara telah menerapkan strategi perlindungan seperti jarak sosial, pembersih tangan, masker wajah, karantina, serta penutupan sekolah dan tempat umum," ungkapnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Jangan Anggap Sepele!...
Jangan Anggap Sepele! Flu Singapura pada Anak Bisa Picu Radang Otak dan Kelumpuhan
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Muslim antara India, Pakistan, dan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved