Picu Ketegangan, Perusahaan China Ingin Bangun Kota di 'Depan Pintu' Australia

loading...
Picu Ketegangan, Perusahaan China Ingin Bangun Kota di Depan Pintu Australia
Peta wilayah Daru di Papua Nugini yang hendak dibangun perusahaan China. Foto/ABC.net.au
CANBERRA - Sebuah perusahaan China berencana untuk membangun kota di "depan pintu" Australia dalam upaya untuk mengobarkan ketegangan antara Beijing dan Canberra.

Sebuah perusahaan China telah mendekati pemerintah Papua Nugini (PNG) dengan proposal untuk membangun kota senilai AUD39 miliar hanya beberapa kilometer dari perbatasan laut Australia. Hal itu terungkap dari bocoran dokumen yang diperoleh The Australian.

Baca juga: Khamenei Dapat Cabut Fatwa Haram Bikin Bom Nuklir Jika Israel Bertindak Bahaya

WYW Holding yang berbasis di Hong Kong meminta Perdana Menteri PNG James Marape pada bulan April untuk menandatangani kesepakatan "build operate transfer (BOT)" untuk membangun kota di pulau Daru, yang terletak hanya dua kilometer dari perbatasan Australia di Selat Torres.

Jika disetujui, "New Baru" akan diserahkanke PNG setelah periode kontrol China yang tidak ditentukan.



“Kami berharap Anda dan pemerintah Anda setuju untuk terlibat dengan kami dalam rencana ambisius ini yang, seperti yang Anda ketahui, didasarkan pada Jaminan Kedaulatan yang disepakati berdasarkan kontrak BOT jangka panjang antara dan untuk keuntungan bersama kedua belah pihak," tulis The Australian mengutip kepala eksekutif WYW Holding Terrance Mo dalam dokumen tersebut.

Seorang juru bicara Marape mengatakan kepada The Australian bahwa dia "tidak mengetahui proyek semacam itu".

Menteri Keuangan Australia, Josh Frydenberg, mengatakan dia akan menunggu sampai rincian lebih lanjut tersedia.

"Kami memiliki hubungan dekat dengan pemerintah PNG...jangan langsung mengambil kesimpulan di sini," katanya, Jumat (5/2/2021).

“Mari kita tunggu sampai detail lebih lanjut tersedia. Saya tidak akan membahas apa yang diketahui pemerintah kita tentang berbagai hal," ujarnya.



Baca juga: Taipei-Beijing Bersitegang, Kapal Perang AS Transit di Selat Taiwan

“Hubungan kami dengan Papua Nugini sangat kuat, ini adalah hubungan yang sangat kooperatif, memiliki banyak segi," paparnya. “Antara Perdana Menteri Morrison dan Perdana Menteri Marape selalu ada dialog.”

Rencana membangun kota itu muncul setelah sebuah perusahaan China pada tahun lalu menandatangani nota kesepahaman untuk membangun kompleks industri perikanan senilai AUD 200 juta di Daru.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top