Iran Bebaskan Awak Kapal Tanker Korea Selatan, Termasuk Warga Indonesia

Rabu, 03 Februari 2021 - 10:24 WIB
loading...
Iran Bebaskan Awak Kapal...
Kapal tanker berbendera Korsel disita Iran di lepas pantai Iran, 4 Januari 2021. Foto/IRGC/Wana
A A A
TEHERAN - Para pelaut dari kapal tanker Korea Selatan yang disita di Teluk Arab oleh pasukan Iran bulan lalu bebas meninggalkan negara itu atas dasar kemanusiaan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan penyelidikan hukum terhadap kapal tanker tersebut dan kaptennya akan dilanjutkan.

Iran menegaskan kapal tanker dan 20 awaknya ditahan karena "pencemaran lingkungan" oleh kapal tersebut. Tuduhan itu ditolak oleh pemilik kapal.

Baca juga: Israel: Iran dalam 6 Bulan Bisa Punya Bahan Baku Bom Nuklir

Tampaknya penyitaan kapal tanker berbendera Korea Selatan (Korsel) di Selat Hormuz adalah upaya Iran meningkatkan pengaruhnya atas Seoul menjelang negosiasi aset Iran senilai miliaran dolar yang dibekukan di bank-bank Korea Selatan terkait sanksi Amerika Serikat (AS) pada Iran.

Baca juga: Iran Tes Roket Peluncur Satelit Baru, Uji Nyali Pemerintahan Biden

Penyitaan kapal terjadi menjelang pelayaran regional Korea Selatan yang telah dijadwalkan sebelumnya, termasuk singgah di Qatar.

Lihat video: Rekam Kudeta Militer Pakai Musik Bang Jago, Dapat Senyum Kepala Polisi

Para kru, termasuk awak kapal warga negara Indonesia (WNI), Myanmar, Korea Selatan dan Vietnam, ditahan di kota pelabuhan Bandar Abbas dekat Selat Hormuz.

Laporan itu tidak mengatakan apakah kapten akan diizinkan meninggalkan negara itu atau kapan para pelaut mungkin benar-benar dibebaskan.
Baca Juga : Israel dan Kosovo Resmikan Hubungan Diplomatik dalam Upacara Virtual

Khatibzadeh mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi berbicara melalui telepon pada Selasa dengan Wakil Menlu Pertama Korea Selatan Choi Jong-kun. Keduanya membahas masalah pelepasan aset Iran yang dibekukan.
Baca Juga: Teheran: Iran Tidak Mengejar Bom Nuklir, Itu Bertentangan dengan Islam

Jong-kun dan delegasinya mengunjungi Teheran bulan lalu untuk membahas pembebasan kapal dan awaknya serta sekitar USD7 miliar aset Iran yang dibekukan di bank-bank negara itu karena sanksi AS.

Menlu Iran memberi tahu delegasi Korea Selatan yang sedang berkunjung bahwa pembebasan kapal dan awaknya adalah masalah pengadilan dan di luar kendali pemerintah.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved