Lagu Ampun Bang Jago Jadi Saksi Bisu Kudeta Militer Myanmar
Selasa, 02 Februari 2021 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Nah, musik/lagu dan latarnya pasti saling melengkapi. Sebelum saya tahu tentang berita ini di pagi hari, saya melakukan hal yang biasa saya lakukan dan merekam video untuk sebuah kompetisi. Saya kira video ini sekarang adalah kenang-kenangan kecil saya! Saat saya menari, helikopter melaju kencang, mobil melaju ke vroom-vroom. Dengan semua senjata, saya pikir seseorang sedang membidik saya dari kejauhan. Kepala polisi hanya tersenyum dan melihat saya, bahkan bertanya kepada saya jika saya akan pulang dan mengucapkan selamat tinggal. Harap jangan mengcopy dan paste video saya!" seperti dikutip dari Newsweek, Selasa (2/2/2021).
Apa yang dikatakan oleh Khing Hnin Wai mungkin benar adanya. Lagu Ampun Bang Jago yang merupakan sindiran terhadap orang yang merasa dirinya jagoan itu seolah begitu pas untuk menggambarkan apa yang terjadi di Myanmar saat ini.
Tentara Myanmar merebut kekuasaan negara itu dalam kudeta tak berdarah, menangkap Aung San Suu Kyi dan pemimpin sipil lainnya yang terpilih secara demokratis.
Militer juga memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun, yang memicu kemarahan internasional.
Para jenderal membenarkan kudeta tersebut dengan menuduh kecurangan dalam pemilihan umum November lalu di negara itu yang membuat partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi menang telak.
Baca juga: Italia Turut Kecam Kudeta Militer di Myanmar
Apa yang dikatakan oleh Khing Hnin Wai mungkin benar adanya. Lagu Ampun Bang Jago yang merupakan sindiran terhadap orang yang merasa dirinya jagoan itu seolah begitu pas untuk menggambarkan apa yang terjadi di Myanmar saat ini.
Tentara Myanmar merebut kekuasaan negara itu dalam kudeta tak berdarah, menangkap Aung San Suu Kyi dan pemimpin sipil lainnya yang terpilih secara demokratis.
Militer juga memberlakukan keadaan darurat selama satu tahun, yang memicu kemarahan internasional.
Para jenderal membenarkan kudeta tersebut dengan menuduh kecurangan dalam pemilihan umum November lalu di negara itu yang membuat partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) Aung San Suu Kyi menang telak.
Baca juga: Italia Turut Kecam Kudeta Militer di Myanmar
Lihat Juga :